Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kecelakaan Marak, Kemenhub Gelontorkan Rp10,9 Triliun untuk Keselamatan Transportasi

        Kecelakaan Marak, Kemenhub Gelontorkan Rp10,9 Triliun untuk Keselamatan Transportasi Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp32,93 triliun untuk 2027. Dari total anggaran tersebut, porsi terbesar diarahkan untuk memperkuat keselamatan transportasi, yakni mencapai Rp10,90 triliun atau 33,10% dari keseluruhan pagu.

        Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan keselamatan menjadi prioritas utama Kemenhub dalam menggunakan anggaran negara. Fokus tersebut tidak terlepas dari masih maraknya kecelakaan di berbagai sektor transportasi.

        “Alokasi terbesar pada dukungan keselamatan Rp10,90 triliun, atau 33,10%, sebagai komitmen kami bahwa keselamatan jadi prioritas utama bagi Kementerian Perhubungan dalam penyelenggaraan transportasi nasional,” ujar Dudy dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Kamis (24/9/2026).

        Selain keselamatan, Kemenhub juga mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pembangunan dan penguatan infrastruktur konektivitas. Pos ini mendapatkan Rp6,68 triliun atau 20,28% dari total pagu anggaran 2027.

        Sementara itu, anggaran belanja pegawai dialokasikan sebesar Rp5,03 triliun atau 15,28%. Kemenhub juga menyiapkan Rp3,98 triliun atau 12,08% untuk layanan keperintisan dan Rp3,69 triliun atau 11,22% untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi.

        Untuk pendidikan dan pelatihan vokasi, Kemenhub mengalokasikan Rp1,71 triliun atau 5,21%. Adapun anggaran penunjang teknis transportasi mencapai Rp395,80 miliar atau 1,20%, sedangkan dukungan pelayanan sebesar Rp438,03 miliar atau 1,33%.

        Anggaran lainnya dialokasikan untuk integrasi transportasi dan multimoda sebesar Rp64,06 miliar atau 0,19% serta formulasi kebijakan transportasi sebesar Rp34,60 miliar atau 0,11%.

        Besarnya porsi anggaran untuk keselamatan turut mengubah komposisi anggaran di sejumlah unit eselon I Kemenhub. Beberapa unit harus menerima penyesuaian anggaran, termasuk Sekretariat Jenderal dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

        Baca Juga: Hadapi Ancaman Siber, Kemenhub dan Kedubes Inggris Siapkan Pedoman Transportasi Laut

        Baca Juga: 158 Ribu Kecelakaan Terjadi pada 2025, Kemenhub: Korban Sebanyak 24.000 Orang

        Baca Juga: Pasca-Kecelakaan Kapal Beruntun, Menhub Copot Dirjen Hubla

        Anggaran Sekretariat Jenderal turun dari sebelumnya Rp789,94 miliar menjadi Rp585,7 miliar. Sementara anggaran DJKA dipangkas dari Rp8,19 triliun menjadi Rp7,10 triliun.

        Di sisi lain, sejumlah unit eselon I mendapatkan tambahan anggaran. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, misalnya, memperoleh kenaikan dari Rp5,15 triliun menjadi Rp5,69 triliun.

        Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga mendapat tambahan anggaran, dari sebelumnya Rp9,82 triliun menjadi Rp10,49 triliun. Sementara anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara naik dari Rp6,12 triliun menjadi Rp6,17 triliun.

        Adapun Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan memperoleh kenaikan anggaran dari Rp2,44 triliun menjadi Rp2,47 triliun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: