Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        SBY: Saya Bukan Hanya Bicara, Saya Memenuhi Janji dengan Konsistensi

        SBY: Saya Bukan Hanya Bicara, Saya Memenuhi Janji dengan Konsistensi Kredit Foto: Partai Demokrat
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menyinggung capaian selama satu dekade kepemimpinannya.

        Di hadapan sivitas akademika Universitas Padjadjaran, SBY memaparkan sejumlah indikator yang menurutnya menunjukkan keberhasilan strategi pembangunan yang dijalankan, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.

        Pernyataan tersebut disampaikan SBY dalam pidatonya di Universitas Padjajaran, Rabu (14/10/2026) kemarin. Ia menegaskan, capaian selama 10 tahun itu bukan sekadar janji atau wacana, melainkan hasil dari konsistensi kebijakan yang diterapkan pemerintahannya.

        Baca Juga: PKS Didorong Jadi Inisiator Pemakzulan Gibran, Eks Ketua MK: Semoga Partai Lain Ikut Tergerak

        "Dulu pertumbuhan kita 4,3% memimpin. Alhamdulillah selama 10 tahun bertahan 6%. Itu pertumbuhan pekerjaan. Dulu pengangguran sekitar 11% turun menjadi 5 hingga 6% turun. kemiskinan 17 sempat naik 19% turun menjadi 10, sekian%. Kemudian lingkungan yang tadinya deforestasi itu jutaan, turun hanya ratusan ribu," kata SBY.

        SBY juga mengklaim penurunan angka pengangguran berjalan seiring dengan terbukanya lebih banyak lapangan kerja. Menurutnya, kebijakan pembangunan selama satu dekade turut mendorong peningkatan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

        “Jadi, saya memenuhi janji saya 10 tahun dengan konsistensi kebijakan kebersamaan di antara kita maka pertumbuhan naik termasuk PDB pendapatan per kapita eh APBN, pengangguran turun 10 juta menjadi kelas menengah karena kita bisa membangun lebih banyak lapangan kerja dalam waktu 10 tahun," ujarnya.

        Baca Juga: Amien Rais ke Prabowo: 3 Tahun Masa Bakti Anda akan Lebih Produktif Kalau Gibran Didrop Saja

        Tak hanya memaparkan capaian, SBY turut mengungkap strategi yang menjadi pegangan selama memimpin Indonesia. Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai strategi empat jalur yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan sekaligus menjawab berbagai persoalan sosial dan lingkungan.

        “Pada masa saya memimpin para guru besar masih ingat, para dosen, saya punya mantra, saya punya strategi pembangunan yang saya sebut dengan strategi empat jalur,” ucap SBY.

        “Yang pertama pro pertumbuhan. Yang kedua pro lapangan kerja. Yang ketiga pro pengentasan kemiskinan dan yang keempat pro lingkungan hidup," ungkapnya

        Di akhir pernyataannya, SBY kembali menegaskan bahwa kepemimpinannya tidak berhenti pada penyampaian gagasan. Ia menekankan pentingnya membuktikan janji melalui kebijakan dan hasil yang dapat dirasakan.

        "Saya bukan hanya bicara, Bapak Ibu," imbuh SBY.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: