Kredit Foto: Dian Swastika Sentosa
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyiapkan dana maksimal Rp1 triliun untuk membeli kembali sahamnya (buyback). Aksi korporasi ini dijadwalkan berlangsung mulai 19 Oktober 2026 hingga 18 Januari 2027.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen DSSA meyakini aksi buyback tidak akan berdampak negatif terhadap kinerja, pendapatan, maupun kemampuan pendanaan perseroan.
Corporate Secretary DSSA, Susan Chandra, mengatakan perseroan memiliki arus kas dan modal kerja yang memadai untuk membiayai kegiatan operasional, belanja modal, serta pelaksanaan buyback saham.
“Karena Perseroan memiliki arus kas dan modal kerja yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha, belanja modal, dan Pembelian Kembali Saham,” tulis Susan dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (19/10/2026).
Langkah DSSA ini menambah daftar emiten yang mengumumkan rencana buyback saham di tengah gejolak pasar modal Indonesia.
Baca Juga: Saham BBCA Anjlok 6,84%, BCA Lanjutkan Buyback pada 19–21 Oktober 2026
Baca Juga: Tiga Sahamnya Turun Tajam, Prajogo Pangestu Siapkan Rp2,5 Triliun untuk Buyback
Baca Juga: Emiten Prajogo (CUAN) Siapkan Rp500 Miliar untuk Buyback, Respons Saham Anjlok?
Sebelumnya, tiga emiten milik pengusaha Prajogo Pangestu, yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), juga mengumumkan rencana pembelian kembali saham dengan total dana mencapai Rp2,5 triliun.
Rinciannya, BRPT menyiapkan dana maksimal Rp1 triliun, BREN sebesar Rp1 triliun, dan CUAN sebesar Rp500 miliar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan