Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dukung Industri MICE Nasional, ICE BSD City Catat 3.300 Acara dan 18,9 Juta Pengunjung Sejak 2015

        Dukung Industri MICE Nasional, ICE BSD City Catat 3.300 Acara dan 18,9 Juta Pengunjung Sejak 2015 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City mencatat lebih dari 3.300 acara dengan total lebih dari 18,9 juta pengunjung sejak 2015 hingga 2026. Rekam jejak tersebut mencakup pameran, konferensi, acara perusahaan, konser, kegiatan olahraga, hingga berbagai acara berskala internasional.

        General Manager ICE BSD City, Siti Karmila, mengatakan pengalaman menangani beragam acara menjadi bekal dalam menghadapi kebutuhan penyelenggaraan event yang semakin kompleks.

        “Pengalaman menangani ribuan event membentuk pemahaman kami bahwa venue bukan hanya soal kapasitas ruang. Yang sama pentingnya adalah kesiapan operasional, kompetensi tim, sistem keselamatan, akses, dan kemampuan mengelola berbagai kebutuhan secara bersamaan,” ujar Karmila.

        ICE BSD City memiliki 10 exhibition hall dengan luas total sekitar 50.000 meter persegi, convention hall seluas 4.000 meter persegi, 33 ruang pertemuan, serta area luar ruang. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pameran dan konferensi hingga pertemuan bisnis serta peluncuran produk.

        Venue ini juga menyediakan layanan pengelolaan acara, layanan makanan dan minuman, gudang berikat, ruang VIP, ruang medis, serta fasilitas pendukung lainnya.

        Selain kapasitas ruang, kesiapan operasional dan keselamatan menjadi bagian dari pengelolaan acara. ICE BSD City melakukan pemeliharaan fasilitas secara berkala, termasuk pemeriksaan perangkat keselamatan gedung seperti alat penyiram air, hidran, dan detektor kebakaran.

        Tim Occupational Health & Safety (OHS) juga mengawasi penerapan prosedur keselamatan bersama penyelenggara acara sejak tahap persiapan, pelaksanaan, hingga pembongkaran fasilitas. Ketentuan tersebut mencakup penggunaan alat pelindung diri dan perlengkapan keselamatan untuk pekerjaan di ketinggian.

        Untuk mengantisipasi keadaan darurat, ICE BSD City memiliki tim tanggap darurat yang berkoordinasi dengan penyelenggara acara. Kesiapan penanganan juga dapat mencakup dukungan mobil pemadam kebakaran, ambulans, dan tenaga medis sesuai kebutuhan acara.

        Karmila mengatakan kebutuhan penyelenggara terus berkembang, sehingga fleksibilitas ruang, aksesibilitas, kesiapan tim, dan fasilitas pendukung perlu dikelola secara terpadu.

        Baca Juga: 8 Provinsi ini Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Sampai 31 Oktober, Ini Rincian Keringanannya

        “Kami berfokus pada hal-hal yang secara langsung mendukung kelancaran event, mulai dari fleksibilitas ruang, keselamatan, kesiapan tim, aksesibilitas, hingga fasilitas pendukung di kawasan,” katanya.

        Dengan kapasitas ruang dan pengalaman menangani berbagai format acara, ICE BSD City terus mengembangkan kesiapan operasionalnya untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan berskala nasional maupun internasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: