193 Lembaga Keuangan Raih Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2026
Kredit Foto: Istimewa
Sebanyak 193 lembaga keuangan dari sektor perbankan, asuransi jiwa, asuransi umum, dan perusahaan pembiayaan meraih penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2026 yang diselenggarakan The Finance, bagian dari Infobank Media Group, di Shangri-La, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil kajian terhadap kinerja masing-masing lembaga keuangan dengan menggunakan laporan keuangan selama tiga periode terakhir sebagai bahan penilaian utama.
Untuk industri asuransi dan multifinance, penilaian dilakukan berdasarkan laporan keuangan periode 2023-2025. Sementara itu, khusus industri perbankan, penilaian didasarkan pada kinerja Juni 2024 hingga Juni 2026.
Selain memberikan penghargaan kepada lembaga keuangan, The Finance juga memberikan apresiasi khusus kepada para Chief Financial Officer (CFO) yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam menjaga dan meningkatkan kinerja perusahaan.
Dalam kajian Top 20 Lembaga Keuangan Versi The Finance, sebanyak 28 CFO dinilai layak menerima penghargaan Best CFO 2026 versi The Finance.
Chairman The Finance, Eko B. Supriyanto mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong industri keuangan nasional agar terus berkembang secara profesional, berintegritas, dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).
“Untuk itulah kami berupaya, The Finance memberikan satu penghargaan, mereka yang selama 3 tahun berturut-turut mempunyai kinerja yang sangat bagus dan kita menghargai CFO yang bekerja luar biasa,” ujarnya.
Menurut Eko, penghargaan ini semakin relevan di tengah tekanan yang dihadapi industri keuangan, baik akibat dinamika global maupun berbagai tantangan domestik.
Dalam situasi yang penuh ketidakpastian, konsistensi kinerja dan integritas menjadi faktor penting bagi perusahaan keuangan untuk menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan sekaligus mempertahankan keberlanjutan bisnis.
The Finance Executive Forum 2026
Rangkaian acara Top 20 Financial Institutions Award 2026 juga diisi dengan penyelenggaraan The Finance Executive Forum 2026 bertajuk Building Financial Industry Resilience Amidst Economic Uncertainty.
Forum tersebut menghadirkan Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eisha Maghfiruha Rachbini, dan Sales Director Asia FIS, Reda Aouami, sebagai narasumber.
Dalam forum tersebut, Eisha mengingatkan bahwa pemulihan ekonomi global belum berlangsung merata. Pertumbuhan ekonomi masih berjalan, tetapi tekanan harga berpotensi kembali meningkat ketika kondisi keuangan tetap ketat.
Eisha juga menyoroti risiko stagflasi parsial, yakni kondisi ketika pertumbuhan ekonomi melemah di tengah tekanan harga. Risiko terhadap ketahanan makroekonomi semakin besar apabila guncangan pasokan terjadi bersamaan dengan kondisi keuangan yang ketat.
Kondisi tersebut menuntut perbankan untuk lebih cermat dalam menyeimbangkan ekspansi kredit dan pengendalian risiko. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dapat membantu meningkatkan efisiensi, tetapi kualitas pembiayaan tetap bergantung pada disiplin analisis dan ketepatan pengambilan keputusan kredit.
Sementara itu, Reda menilai transformasi pembiayaan tidak cukup hanya dilakukan melalui digitalisasi proses bisnis yang sudah ada. Perbankan perlu mengintegrasikan data, mengotomatiskan alur kerja, serta memanfaatkan AI untuk mempercepat analisis dan meningkatkan ketepatan pengambilan keputusan.
Menurut Reda, peluang pemanfaatan AI terbuka lebar, terutama dalam mengubah proses kredit yang selama ini masih bergantung pada pekerjaan manual. Pengolahan dokumen, analisis laporan keuangan, hingga penyusunan dokumen kredit menjadi sejumlah pekerjaan yang dapat dioptimalkan melalui teknologi tersebut.
“Peluangnya terletak pada peralihan dari proses yang reaktif menuju model penyaluran kredit yang lebih cerdas—mengubah data menjadi wawasan, wawasan menjadi tindakan, dan tindakan menjadi hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Peluncuran Buku
Dalam kesempatan yang sama, Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, meluncurkan buku Kredit Macet Bukan Pidana. Selain itu, Bankir Babay Farid Wazdi juga meluncurkan buku Risk Management For Micro Financing.
Peluncuran kedua buku tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang menyertai penyelenggaraan Top 20 Financial Institutions Award 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Redaksi