Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Lamine Yamal: Tenang, Ballon d'Or Cuma Masalah Waktu

        Lamine Yamal: Tenang, Ballon d'Or Cuma Masalah Waktu Kredit Foto: Gemini/ Wahyu Pratama
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Lamine Yamal optimistis suatu saat akan meraih gelar Ballon d'Or. Meski dua tahun beruntun finis sebagai runner-up, bintang muda Barcelona itu memilih bersabar dan terus membangun kariernya.

        Pemain berusia 19 tahun tersebut kembali meraih Kopa Trophy sebagai pemain muda terbaik pada malam penganugerahan Ballon d'Or 2026 di London Palladium Theatre, London, Inggris. Penghargaan itu menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Yamal setelah edisi 2024 dan 2025.

        Namun, Yamal belum berhasil merebut penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola tersebut.

        Pada edisi 2026, ia harus mengakui keunggulan Harry Kane yang keluar sebagai pemenang. Setahun sebelumnya, Yamal juga menempati posisi kedua di bawah Ousmane Dembele.

        Dalam pemungutan suara Ballon d'Or 2025, Yamal mengungguli sejumlah pemain top, termasuk Vitinha, Mohamed Salah, dan Raphinha.

        Hasil tersebut menunjukkan konsistensinya bersaing di jajaran pemain terbaik dunia meski usianya masih muda.

        Baca Juga: Legenda Real Madrid Tegaskan Harry Kane Belum Pantas Raih Ballon d'Or!

        Performa Yamal dalam dua musim terakhir turut memperkuat peluangnya untuk meraih penghargaan tersebut pada masa mendatang.

        Bersama Barcelona, ia berkontribusi dalam keberhasilan tim menjuarai Liga Spanyol dua musim berturut-turut. Ia juga menjadi bagian penting dari Timnas Spanyol yang meraih gelar Piala Dunia 2026.

        Meski demikian, Yamal masih memiliki target besar bersama Barcelona, terutama di Liga Champions.

        Gelar tersebut menjadi salah satu pencapaian yang belum masuk dalam koleksi trofinya dan berpotensi memperkuat peluangnya dalam persaingan Ballon d'Or berikutnya.

        Yamal menyadari perjalanan menuju puncak tidak harus berlangsung terburu-buru. Ia memilih fokus pada perkembangan karier dan percaya kesempatan untuk menjadi pemain terbaik dunia akan datang pada waktunya.

        "Saya percaya pada jalan yang sedang saya bangun. Tanpa terburu-buru, dengan penuh antusiasme dan ketenangan pikiran bahwa suatu hari nanti momen saya akan tiba," kata Yamal, dikutip dari AS.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Taufan Bara Mukti
        Editor: Taufan Bara Mukti

        Bagikan Artikel: