Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai membidik target lebih besar untuk Pemilu 2029. Di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep, partai ini tak lagi sekadar berjuang menembus parlemen, tetapi juga ingin masuk dalam jajaran pemenang pemilu.
Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Ahmad Ali menilai target tersebut memiliki landasan dari konsolidasi internal yang telah dilakukan.
“Dari perjalanan konsolidasi yang sudah kita hasilkan, tidak berlebihan kalau saya ingin mengatakan bahwa kita untuk 2029 itu bukan hanya lolos parlemen. Insyaallah, kita bisa menjadi bagian dari pemenang Pemilu 2029,” kata Ali, dikutip Jumat (30/10/2026).
Baca Juga: Salam 3 Jari Guru Besar UGM Disindir Relawan Gibran: Gagal Move On?
Pernyataan itu menunjukkan ambisi PSI untuk meningkatkan posisi politiknya dalam persaingan nasional. Jika sebelumnya fokus partai adalah memastikan lolos ambang batas parlemen, kini PSI mulai menargetkan peran yang lebih besar dalam hasil Pemilu 2029.
Salah satu figur yang dinilai memiliki arti penting dalam perjalanan politik PSI adalah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi. Ali menyebut mantan presiden tersebut sebagai patron perjuangan partai sekaligus simbol pemimpin yang berasal dari masyarakat biasa.
“Pak Jokowi adalah pemimpin yang lahir dari rakyat. Dia bukan keturunan raja, bukan keturunan politik, bukan ketua partai, dan bukan orang kaya. Tapi dia lahir dari rakyat,” ungkap Ali.
Baca Juga: Saksi Bandingkan Foto Muda Jokowi dengan Gambar di Ijazah, Ini Pengakuannya
Bagi Ali, perjalanan politik Jokowi memperlihatkan bahwa seseorang tanpa latar belakang keluarga kerajaan atau dinasti politik dapat mencapai posisi tertinggi dalam pemerintahan. Narasi tersebut ingin dibawa PSI sebagai bagian dari cita-cita partai untuk melahirkan pemimpin dari kalangan masyarakat biasa.
Ali menegaskan, kedekatan PSI dengan Jokowi bukan semata-mata upaya mendompleng popularitas mantan presiden tersebut. Menurutnya, partai ingin memberikan harapan kepada masyarakat bahwa kesempatan menjadi pemimpin terbuka bagi siapa saja.
“Bukan karena kita ingin mengambil atau mendompleng kepopuleran beliau. Tapi kita ingin memberikan harapan kepada semua orang bahwa PSI adalah partai yang bercita-cita melahirkan pemimpin-pemimpin dari rakyat biasa,” ujar Ali.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: