Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BGN Sudaryono Pernah Curhat ke Rocky Gerung, Galau Ditunjuk Urus MBG

        BGN Sudaryono Pernah Curhat ke Rocky Gerung, Galau Ditunjuk Urus MBG Kredit Foto: BGN
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyimpan banyak cerita, termasuk terselip sebuah fakta mengejutkan mengenai relasi personal dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono dan Pengamat Politik Rocky Gerung.

        Dikutip Jumat (30/10/2026) Dalam acara peringatan 100 hari kepemimpinannya, ia membongkar sebuah rahasia yang membuat banyak pihak terbelalak: sosok pertama yang ia hubungi untuk berkeluh kesah saat menerima mandat berat tersebut bukanlah keluarga, melainkan Rocky Gerung.

        Baca Juga: Anwar Abbas: Gus Yaqut Tidak Miskin, Biasanya Orang Miskin Yang Terima Suap!

        Sudaryono menceritakan detik-detik menegangkan dan penuh kegalauan ketika dirinya resmi ditunjuk oleh presiden untuk memimpin BGN. Alih-alih menghubungi ibunya untuk meminta restu, ia justru langsung meraih ponsel untuk melakukan panggilan video (video call) dengan Rocky Gerung.

        "Jadi, begitu ditunjuk, orang pertama yang saya video call namanya adalah Bung Rocky Gerung. Saya telepon duluan," ungkap Sudaryono dikutip Jumat (30/10/2026).

        Bagi publik, kedekatan ini tentu menjadi sebuah anomali politik yang menarik, mengingat pengamat politik itu selama ini dikenal sebagai sosok oposan dan kritikus tajam terhadap kebijakan pemerintah.

        Namun, Sudaryono memiliki pendapat lain soal Rocky. Hal itu membuat pengamat itu memiliki tempat yang sangat istimewa secara personal maupun intelektual.

        "Di tengah kegalauan ternyata orang pertama yang saya telepon bukan ibu saya. Bang, adalah Bung Rocky Gerung," katanya.

        Sudaryono tanpa ragu menyebut akademisi itu  sebagai senior sekaligus mentor utamanya. Pengakuan terbuka ini seolah mengirimkan sinyal bahwa di balik jabatannya sebagai ujung tombak program strategis pemerintah, ia masih memelihara relasi kuat dengan Rocky Gerung.

        Adapun Sudaryono mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa "menawar" tenggat waktu kepada Presiden Prabowo Subianto soal MBG. Ia secara blak-blakan meminta tambahan waktu hingga tiga bulan ke depan agar program raksasa ini tidak berujung pada kegagalan operasional di lapangan.

        "Saya selalu mengatakan bahwa izin bapak presiden. MBG dan BGN ini manajemen. Yang kamu butuhkan apa? Saya sampaikan saya butuh waktu. Saya sampaikan butuh waktu 2-3 bulan setidaknya untuk kita perbaiki fondasi. Ternyata memang persoalannya banyak," aku Sudaryono.

        Kendati secara tersirat mengakui tingginya tingkat kerumitan dan kendala teknis yang masih membayangi program tersebut, politikus ini tetap berusaha menjaga optimisme publik. Ia mengklaim bahwa kinerja lembaganya di fase krusial awal ini belum masuk ke tahap krisis.

        Baca Juga: Sidang Dokter Tifa: Saksi Tak Pernah Lihat Ijazah Fisik Jokowi dan Bingung Kenapa Dipanggil Jaksa

        "Selama 100 hari ini bisa berjalan dengan so far okelah, walaupun memang masih ada beberapa kendala," tuturnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: