Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Komdigi Wanti-wanti Zero-Click Gerus Pendapatan Media, Kualitas Berita Bisa Terdampak

        Komdigi Wanti-wanti Zero-Click Gerus Pendapatan Media, Kualitas Berita Bisa Terdampak Kredit Foto: Warta Ekonomi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti fenomena zero-click yang dinilai berpotensi menggerus pendapatan perusahaan media digital. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah karena penurunan pendapatan media dapat berdampak pada kemampuan perusahaan mempertahankan kualitas pemberitaan dan merekrut jurnalis profesional.

        Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, mengatakan perubahan ekosistem digital turut memengaruhi distribusi nilai ekonomi di antara para pelaku industri. Salah satu dampaknya terlihat pada industri media yang menghadapi tantangan pendapatan seiring perubahan pola konsumsi informasi masyarakat di platform digital.

        Sonny menilai penurunan pendapatan media digital perlu menjadi perhatian karena keberlangsungan bisnis perusahaan pers berkaitan erat dengan kualitas informasi yang diproduksi.

        "Kalau pendapatannya turun, enggak bisa merekrut wartawan yang proper, reporter yang nulis bagus, kualitas pemberitaan jadi turun. Akhirnya yang naik apa? Information pollution," ujar Sonny dalam acara Indonesia Best Digital Finance Awards 2026 Warta Ekonomi, Jakarta, Jumat (30/10/2026).

        Baca Juga: Komdigi: Kepercayaan Jadi Kunci Pengembangan Ekosistem Digital Indonesia

        Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memperburuk pencemaran informasi atau information pollution di ruang digital. Ketika media kredibel menghadapi tekanan pendapatan, informasi yang tidak terverifikasi justru berpotensi semakin banyak beredar.

        Sonny juga mengkhawatirkan perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang membuat produksi informasi palsu dan menyesatkan semakin mudah dilakukan. Akibatnya, masyarakat semakin sulit membedakan pemberitaan yang valid dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

        "Semua jadi ahli di media sosial, semua jadi pakar, hoaks bertambah dan lebih mudah dengan adanya AI," ungkapnya.

        Sonny menyinggung fenomena zero-click sebagai salah satu bentuk perubahan yang memengaruhi pendapatan media digital. Dalam kondisi tersebut, pengguna dapat memperoleh informasi langsung melalui hasil pencarian atau fitur platform tanpa harus mengunjungi situs sumber informasi.

        "Semua jadi ahli di media sosial, semua jadi pakar, hoaks bertambah dan lebih mudah dengan adanya AI," ungkapnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: