Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PGN LNG Terima 25 Kargo hingga Kuartal III 2026, Penyaluran Tumbuh 34,72%

        PGN LNG Terima 25 Kargo hingga Kuartal III 2026, Penyaluran Tumbuh 34,72% Kredit Foto: PGN LNG
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT PGN LNG Indonesia menerima 25 kargo liquefied natural gas (LNG) dengan total volume 67,24 juta million British thermal units (MMBTU) hingga kuartal III 2026. Pada periode yang sama, volume penyaluran gas hasil regasifikasi LNG (ex-LNG) mencapai 65,01 juta MMBTU atau tumbuh 34,72% secara tahunan (year-on-year/YoY).

        Direktur Utama PGN LNG Indonesia Nofrizal mengatakan, penerimaan 25 kargo LNG tersebut mencerminkan upaya perusahaan menjaga kestabilan pasokan gas bagi sektor industri dan pembangkit listrik nasional.

        “Penerimaan 25 kargo LNG hingga Triwulan III 2026 ini menunjukkan keandalan operasional dan upaya PGN LNG dalam memastikan kestabilan pasokan energi bersih bagi industri maupun pembangkit listrik nasional,” ujar Nofrizal dalam keterangan resmi, Selasa (3/11/2026).

        Menurut dia, kinerja operasional tersebut didukung keandalan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi terapung atau Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Lampung. Fasilitas tersebut beroperasi dengan menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan (Occupational Health, Safety, and Environment/OHSE).

        PGN LNG juga mencatatkan jam kerja aman tanpa kecelakaan kerja yang mengakibatkan kehilangan waktu kerja atau Zero Lost Time Injury (LTI) di fasilitas tersebut.

        Nofrizal mengatakan, gas hasil regasifikasi LNG dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sektor pembangkit listrik dan industri strategis.

        “Pasokan gas hasil regasifikasi ini tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan energi sektor pembangkit listrik dan industri strategis, tetapi juga menjaga kontinuitas pasokan gas bumi untuk mendukung stabilitas kegiatan ekonomi,” lanjut Nofrizal.

        Baca Juga: Tak Sekadar Bangun Infrastruktur, PGN Ikut Dorong Kualitas Pendidikan Anak Negeri

        Baca Juga: LNG Tembus US$30 per MMBTU, Bahlil Soroti LNG RI Dijual Ulang Singapura

        Selain melayani konsumen skala besar, PGN LNG mengembangkan infrastruktur dan layanan regasifikasi melalui pemanfaatan small-scale LNG Plant dan mini liquefaction. Pengembangan tersebut ditujukan untuk memperluas pemerataan penyediaan gas bumi di berbagai wilayah Indonesia.

        Ketersediaan gas bumi juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan energi sektor hilirisasi dan pengolahan sumber daya alam dalam negeri. Langkah tersebut diharapkan dapat menunjang produktivitas dan efisiensi industri nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: