Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Demokrat Curiga Ikut Jadi Target Penyadapan Listyo Sigit Cs

        Demokrat Curiga Ikut Jadi Target Penyadapan Listyo Sigit Cs Kredit Foto: Andi Hidayat
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah petinggi Polri memunculkan kecurigaan baru.

        Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Herman Khaeron menduga partainya juga menjadi sasaran penyadapan, menyusul terungkapnya dugaan pemantauan terhadap Presiden Prabowo Subianto hingga sejumlah tokoh publik.

        "Kami sejak awal mengasumsikan memang ada penyadapan itu, gitu ya," kata Khaeron kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (4/11/2026).

        Ia menyebut terdapat indikasi yang membuat Demokrat mewaspadai kemungkinan partainya turut menjadi target. Meski demikian, Khaeron menegaskan pihaknya tidak ingin langsung berprasangka buruk terhadap siapa pun.

        Baca Juga: Yusril Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Sadap: Siapapun Bisa Termasuk Mantan Presiden

        "Kami tidak ingin suuzan sebetulnya, tetapi ya kita berasumsi saja, waspada, bahwa itu bisa dilakukan," ujarnya.

        Bagi Khaeron, pengungkapan kasus ini tidak boleh berhenti pada penetapan sejumlah tersangka. Aparat penegak hukum perlu menelusuri siapa sosok yang berada di balik dugaan penyadapan tersebut, termasuk pihak yang memberikan perintah dan kepentingan yang melatarbelakanginya.

        "Tentu yang paling penting untuk apa penyadapan itu? Dan atas perintah siapa, kepentingannya apa?" tanya Khaeron.

        Ia menilai penyadapan yang dilakukan tanpa mengikuti prosedur sebagaimana diatur dalam perundang-undangan merupakan persoalan serius. Terlebih, apabila dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo benar terjadi, perkara tersebut dinilainya masuk kategori kejahatan besar.

        Karena itu, Demokrat berharap kepolisian mengusut perkara tersebut secara transparan agar publik mengetahui siapa saja yang terlibat dan bagaimana praktik penyadapan ilegal itu berlangsung.

        Baca Juga: Permintaan Prabowo soal Kasus Sadap Listyo Sigit: Presiden Beri Petunjuk untuk...

        Khaeron juga menyinggung berbagai indikasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan penyadapan terhadap tokoh politik, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM). Ia berharap seluruh informasi tersebut dapat ditelusuri dan diungkap oleh aparat penegak hukum.

        "Kalaupun toh kemudian juga ada indikasi menyadap seluruh tokoh-tokoh politik, tokoh ormas, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang saya kira ini menjadi pemberitaan di media sosial gitu ya, ya mudah-mudahan nanti kepolisian bisa mengungkapkan itu, gitu ya," sebut Khaeron.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: