Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rp 2 Miliar Disita KPK dari Dirut KAI, Ini Kaitannya dengan Kasus Korupsi SPBU

        Rp 2 Miliar Disita KPK dari Dirut KAI, Ini Kaitannya dengan Kasus Korupsi SPBU Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar Rp 2 miliar dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin. Penyitaan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

        Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penyitaan uang tersebut. Bobby diketahui berstatus sebagai saksi dalam perkara yang tengah diusut lembaga antirasuah itu.

        "Benar dalam penyidikan perkara ini, salah satunya telah dilakukan penyitaan uang senilai Rp 2 miliar, dari salah seorang saksi saudara BR (Bobby Rasyidin) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait digitalisasi SPBU," ungkap Budi kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).

        Meski demikian, KPK belum mengungkap secara terperinci alasan penyitaan maupun kaitan uang tersebut dengan dugaan korupsi digitalisasi SPBU.

        Budi juga belum menjelaskan lebih jauh mengenai posisi Bobby dalam perkara tersebut. Hingga kini, statusnya masih sebagai saksi, bukan tersangka.

        Baca Juga: KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Terkait Digitalisasi SPBU, Kok Bisa?

        Sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di PT KAI, Bobby diketahui pernah membangun karier di PT Len Industri, perusahaan yang bergerak di bidang elektronika untuk sektor industri dan infrastruktur.

        Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka terdiri dari dua mantan petinggi salah satu badan usaha milik negara (BUMN) dan seorang pihak swasta.

        Ketiga tersangka tersebut bahkan telah ditahan KPK sejak awal Agustus 2026. Penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap dugaan korupsi dalam proyek digitalisasi SPBU tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: