Rudy Suhendra, Direktur Utama PT Archi Indonesia Tbk ( kedua kanan) bersama Juanda, Direktur (kiri); Hidayat Dwiputro Sulaksono, Direktur (kedua kiri); dan Frederic, Investor Relations (kanan) menunjukan produk emas Lotus Archi edisi FIFA WORLD CUP 26 usai melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (7/5/2026), PT Archi Indonesia Tbk (IDX: ARCI), salah satu produsen emas terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, mencatat laba bersih di tahun 2025 sebesar AS$103 juta, meningkat signifikan dibandingkan AS$10 juta pada tahun 2024. Peningkatan ini seiring dengan pertumbuhan pendapatan tahun 2025 menjadi AS$496 juta serta EBITDA menjadi AS$231 juta. RUPST menyetujui pembagian dividen sebesar AS$60 juta, setara dengan Rp1,02 triliun atau 58,5% dari Laba Tahun Berjalan. Tahun 2026, Perseroan menargetkan pertumbuhan produksi emas minimal sebesar 15%, serta mulai melakukan tahap konstruksi sehubungan dengan peningkatan kapasitas pabrik pengolahan dari 4 juta ton menjadi 6 juta ton per tahun.