Kredit Foto: Istimewa
Aksi pembelian saham dilakukan oleh jajaran manajemen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang mencerminkan keyakinan terhadap prospek perusahaan. Direktur Bank Mandiri, Sunarto, tercatat menambah kepemilikan sahamnya pada 30 April 2026.
Dalam transaksi tersebut, Sunarto membeli sebanyak 450.400 saham BMRI dengan harga rata-rata Rp4.395 per lembar. Nilai investasi yang digelontorkan mencapai sekitar Rp1,97 miliar.
"Tujuan transaksi pembelian adalah untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung," kata manajemen.
Dengan aksi ini, kepemilikan langsung Sunarto di saham BMRI meningkat signifikan, dari sebelumnya 549.000 lembar atau setara 0,0006% menjadi 1.000.000 lembar saham, atau sekitar 0,0011%.
Langkah ini sejalan dengan kinerja keuangan Bank Mandiri yang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang kuartal I 2026, Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp15,4 triliun, tumbuh sekitar 16% secara tahunan (year-on-year).
Kinerja tersebut didukung oleh fundamental yang solid, tercermin dari tingkat profitabilitas dan permodalan yang kuat. Return on Equity (ROE) berada di level 22,1%, sementara rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sebesar 19,7%, menunjukkan kondisi keuangan yang sehat dan stabil.
Baca Juga: Bank Mandiri Rombak Susunan Komisaris dan Direksi, Ini Daftarnya
Baca Juga: Bank Mandiri Kantongi Restu Buyback Saham Rp1,17 Triliun
Aksi pembelian saham oleh manajemen ini menjadi sinyal kepercayaan terhadap keberlanjutan pertumbuhan Bank Mandiri di tengah dinamika industri perbankan.
Di lantai bursa, saham BMRI pada sesi pertama perdagangan Rabu (6/5) terpantau naik 0,67% ke Rp4.520. Namun, dalam sebulan terakhir sahamnya turun -2,80% dan ambruk -11,37% sepanjang tahun berjalan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: