Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Sambungnya, “Jadi harusnya tidak serta merta bahwa itu semacam tugas yang berhimpitan gitu. Harusnya legislatif harus tetap kritis supaya demokrasi kita bisa terpelihara,” tambahnya.
Lanjutnya, ia pun menilai sikap kritis akan tetap diperlukan meski suatu partai telah bergabung dalam koalisi pemerintah.
“Oh saya akan tetap mengkritisi. Karena sikap kritis itu adalah bagian dari vitamin dari demokrasi. Kalau cara berpikirnya karena ini sudah di koalisi terus tidak boleh mengkritik, saya kira orang itu enggak ngerti demokrasi,” ujar dia.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Vicky Fadil