Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Program Beli Buku Lokal Hadir, Diskonnya Gede-gedean!

Program Beli Buku Lokal Hadir, Diskonnya Gede-gedean! Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tidak dapat dimungkiri bahwa pada masa pandemi ini, semua sektor bisnis terdampak pandemi Covid-19, termasuk subsektor penerbitan. Bahkan setelah new normal, masyarakat belum merasa leluasa untuk berbelanja di toko konvensional, termasuk toko buku.

Survei IKAPI menunjukkan bahwa pada masa pandemi ini sebanyak 58,2% penerbit mengalami penurunan penjualan melebihi 50%, sebanyak 29,6% penerbit mengalami penurunan penjualan antara 31%-50%.

Sementara 8,2% penerbit mengalami penurunan antara 10% sampai 30% dan menyisakan hanya 4,1% penerbit dengan kondisi penjualan relatif sama dengan hari-hari biasa.

Baca Juga: Rekomendasi Buku Bisnis yang Mengubah Pola Pikir Bill Gates hingga Jadi Orang Terkaya Dunia

Lebih lanjut, selama wabah Covid berlangsung, 54,2% penerbit menemukan adanya pelanggaran hak cipta melalui penjualan buku mereka di lokapasar (marketplace), sebanyak 25% penerbit menemukan pelangaran hak cipta melalui pembagian PDF buku mereka secara gratis dan sebanyak 20,8% penerbit menemukan terjadinya pelanggaran keduanya.

Mencermati hal tersebut diperlukan langkah terobosan, salah satunya penjualan melalui online dan pemberian insentif untuk pembelian buku lokal asli. Dari hasil koordinasi insentif antara Kemenparekraf dengan IKAPI, lahirlah program Beli Buku Lokal. Program ini disambut gembira oleh anggota IKAPI sehingga lebih dari 80 penerbit bergabung dalam program ini.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenperekraf, Nia Niscaya mengungkapkan bahwa program ini bermula dari gagasan untuk memberikan insentif kepada masyarakat pencinta buku Indonesia.

Baca Juga: Waduh! Berniat Usulkan Ganjar, Politikus PDIP Ini Minta PAN Berhati-hati

Baca Juga: Asal Muasal Presidential Threshold 20 Persen Gegara Kemenangan SBY di Pilpres 2004, Ini Nih Biang Keroknya

Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: