Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Heboh Skandal Pajak, Apakah Benar Donald Trump Miliarder? Jawabannya...

Heboh Skandal Pajak, Apakah Benar Donald Trump Miliarder? Jawabannya... Kredit Foto: Antara/REUTERS/Leah Millis

Sementara pendapatan operasional menangkap jumlah yang dihasilkan bisnis dari operasi standar mereka, mengabaikan sekumpulan trik akuntansi dan manuver keuangan yang rumit.

Banyak bisnis Donald Trump menghasilkan sejumlah besar pendapatan operasional, meskipun pengajuan IRS-nya dilaporkan menunjukkan pendapatan kena pajak yang sangat sedikit. Penting untuk dipahami karena pendapatan operasional, bukan pendapatan kena pajak adalah faktor kunci dalam menentukan nilai aset real estate. Lewat itu, investor ingin tahu seberapa besar keuntungan tahunan sebuah bangunan.

Pendapatan operasional Trump nyata dan didokumentasikan, ditata dalam dokumen dari kantor pajak setempat, Komisi Sekuritas dan Bursa, serta mitra bisnis presiden.

Investigasi yang dilakukan New York Times bukanlah sebuah bukti bahwa Trump bangkrut, bukan. Sebaliknya, beritanya adalah bahwa Donald Trump tampaknya menghindari membayar banyak pajak meskipun ada keuntungan operasional yang signifikan di properti tertentu.

Dengan kata lain, dia menemukan cara untuk membagi sedikit kekayaannya dengan negara yang dia pimpin sekarang.

Trump sebelumnya telah memproklamasikan dirinya sebagai raja hutang. Sebagai pebisnis, Trump belakangan ini bermain sedikit lebih aman. Tidak diragukan lagi, perkiraan utangnya sebesar USD1,1 miliar (Rp16 triliun) adalah leverage yang sangat besar. Tetapi mengingat aset Trump USD3,7 miliar (Rp55 triliun) para bankirnya masih bisa tidur di malam hari.

Halaman:

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan