Kredit Foto: Istimewa
Uni Eropa mulai mengkaji ulang hubungan mereka dengan Amerika Serikat (AS). Hal ini menyusul serangkaian kebijakan hingga ancaman tarif dan penggunaan kekuatan militer oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke Greenland.
Uni Eropa tetap waspada terhadap potensi perubahan sikap dari Trump. Sejumlah diplomat menilai presiden itu semakin dipandang sebagai sosok yang menggunakan tekanan politik dan ekonomi demi kepentingan dari AS.
Baca Juga: AS Tak Khawatir Dampak Perang Dagang Lawan Eropa
“Trump sudah melewati batas. Ia bisa melakukannya lagi. Tidak ada jalan kembali seperti sebelumnya,” kata Seorang Diplomat Uni Eropa, dilansir dari Reuters, Jumat (23/1).
Ia menambahkan bahwa blok tersebut perlu mengurangi ketergantungan yang terlalu besar pada Amerika Serikat.
Uni Eropa selama puluhan tahun mengandalkan mitra dagangnya itu dalam bidang pertahanan, sementara kemampuan intelijen, transportasi militer, pertahanan rudal dan produksi senjata blok euro dinilai belum memadai untuk menghadapi potensi ancaman dari Rusia.
Amerika Serikat juga merupakan mitra dagang terbesar Uni Eropa. Hal itu membuat blok tersebut rentan terhadap kebijakan tarif yang bertujuan menekan defisit perdagangan atau mencapai kepentingan geopolitik dari AS.
Seorang diplomat lain menekankan perlunya blok euro menetapkan batas-batas yang jelas dalam menghadapi tekanan dari Washington.
“Trump mengatakan tidak ada tarif hari ini, tetapi apakah itu juga berarti tidak ada tarif besok?” ujarnya.
Beberapa diplomat menyatakan masih minimnya detail terkait rencana kesepakatan Greenland. Mereka menegaskan blok euro perlu memperkuat ketahanan ekonomi, persatuan internal, daya saing serta tidak lagi menerima tekanan tarif sebagai alat negosiasi.
Baca Juga: Trump: Eropa Telah Salah Arah!
Para diplomat menegaskan bahwa isu jangka panjang mengenai arah hubungan akan menjadi perhatian utama dari Uni Eropa-Amerika Serikat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement