Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Akademisi Terang-terangan Beberkan Kegagalan Pemerintahan Jokowi: Konyolnya Istana...

Akademisi Terang-terangan Beberkan Kegagalan Pemerintahan Jokowi: Konyolnya Istana... Kredit Foto: Fajar Sulaiman
Warta Ekonomi, Jakarta -

Akademisi Rocky Gerung mendadak mengusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi Presiden saat pandemi covid-19.

Hal tersebut diungkapkan pengamat politik ini dalam video berjudul "JOKOWI LEMPAR HANDUK SAJA, ANGKAT ANIES JADI PRESIDEN DI ERA PANDEMI" yang tayang di kanal YouTube Rocky Gerung Official.

Rocky Gerung blak-blakan usulnya tersebut muncul setelah Gubernur DKI Jakarta mengusulkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali secara ketat sejak akhir Mei.

Baca Juga: Anies Dituding Pencitraan, Pengamat Beri Pesan Menohok

Baca Juga: Ferdinand Gak Bosan-bosannya Kritik Anies Baswedan, Kali Ini Sentilannya Pedas

Namun, usulan Anies Baswedan tak diterima pemerintah pusat karena pertimbangan masalah ekonomi. Oleh karena itu, Rocky Gerung menilai bahwa apa yang diusulkan Anies Baswedan ternyata dianggap berbahaya oleh pemerintah pusat, karena persoalan popularitas.

"Konyolnya Istana itu mereka masih melihat latar belakang politik dalam berkomunikasi dengan publik, apalagi dengan Pemprov DKI Jakarta," jelas Rocky Gerung dikutip, Selasa (5/7).

Mantan dosen filsafat Universitas Indonesia itu mengatakan bahwa selama ini Anies Baswedan selalu dianggap sebagai pesaing oleh Istana. Namun menurutnya, DKI Jakarta juga perlu dikelola oleh gubernur yang sejak awal sudah membuat prediksi.

"Saya usul saja Anies jadi presiden di era covid-19. Hal itu lebih mudah, karena akan memperlihatkan bahwa kepemimpinan yang diuji di era darurat," bebernya.

Rocky Gerung menilai, bahwa Presiden Jokowi sudah tak lagi bisa dianggap sebagai pemimpin yang baik di era darurat.

"Kegagalan itu harus diucapkan, tak usah malu-malu. Enggak usah lagi pake lip service soal ekonomi. otaknya itu menumbuhkan ekonomi, bukan harapan," pungkasnya.

Baca Juga: Perbankan Diminta Alokasikan Capex Lebih Besar Untuk Tingkatkan Keamanan Digital

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: