Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Hasil Survei Terbaru: Reshuffle Kabinet Tidak Terlalu Penting di Mata Rakyat Indonesia

Hasil Survei Terbaru: Reshuffle Kabinet Tidak Terlalu Penting di Mata Rakyat Indonesia Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Survei dari Media Survei Nasional (Median) menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia menilai reshuffle kabinet tidak terlalu penting.

Hasil tersebut didapatkan dari survei soal pandangan masyarakat terkait isu reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Menurut survei tersebut, 53 persen masyarakat menilai reshuffle kabinet tidak akan mengubah Indonesia menjadi lebih baik.

Baca Juga: Mantan Menteri Jokowi Bilang Sentul City Sewa Aparat dan Preman karena Ingin Rakyat Jadi Gembel

Kemudian, 20 persen mengatakan perombakan kabinet akan membuat situasi nasional menjadi lebih baik, dan 27 persen lainnya mengaku tidak tahu. 

"Ternyata publik merasa bahwa kalau ada reshuffle kabinet, itu tidak berpengaruh apa-apa, tidak akan mengubah apa-apa," kata Peneliti Median Rico Marbun, Kamis (30/9). 

Survei tersebut juga mengungkap bahwa rakyat lebih menginginkan menteri yang bukan dari partai politik (parpol), jika Presiden Jokowi bakal melakukan perombakan kabinet.

Sebanyak 65 persen masyarakat Indonesia menginginkan menteri profesional yang tidak berasal dari partai politik.

Sementara, hanya 14 persen masyarakat yang menginginkan menteri berasal dari parpol.

Kemudian, 21 persen menjawab tidak tahu. 

"Kita bisa melihat bahwa sebenarnya secara umum, publik tidak terlalu menginginkan adanya reshuffle dan kalau terjadi, lebih baik itu diberikan kepada profesional atau non-partai politik," ujar Rico.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada 19-26 Agustus 2021 kepada seribu responden berusia di atas 17 tahun secara langsung atau face to face.

Baca Juga: Natalius Pigai: Jangan Percaya Jokowi dan Ganjar

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel: