Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

KPK Beri Kabar Terbaru Soal Kasus Korupsi Bupati Penajam Paser Utara, Katanya Begini...

KPK Beri Kabar Terbaru Soal Kasus Korupsi Bupati Penajam Paser Utara, Katanya Begini... Kredit Foto: Antara/Reno Esnir
Warta Ekonomi, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri, mengatakan penggeledahan tersebut dilakukan terkait kasus suap yang menyeret Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud.

"Saat ini, tim masih bekerja mencari dan mengumpulkan berbagai bukti untuk mendukung proses penyidikan," ujar Ali Fikri di Gedung Merah Putih, Senin (17/1/2022).

Tidak hanya itu, Ali Fikri juga membeberkan kantor Bupati PPU menjadi salah satu lokasi yang digeledah untuk mendapatkan bukti.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan Abdul Gafur akan ditahan untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 13 Januari 2022 sampai dengan 1 Februari 2022 di Rutan KPK.

Alex turut mengungkapkan pihaknya telah menetapkan lima tersangka lain dalam kasus ini.

Kelimanya, yakni Plt. Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara Mulyadi dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Edi Hasmoro sebagai tersangka.

Kemudian, Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Jusman dan Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis.

Selain itu, KPK juga menetapkan satu pihak swasta sebagai pemberi suap yaitu Achmad Zuhdi alias Yudi.

"Seluruh pihak yang diamankan beserta barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp 1 miliar dan rekening bank dengan saldo Rp 447 juta serta sejumlah barang belanjaan dibawa ke gedung Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan," tutur Alex.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel:

Video Pilihan