Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ngotot Tolak IKN, PKS Disanjung Habis-habisan oleh Loyalis Anies, Jangan Kaget Dengar Omongannya

Ngotot Tolak IKN, PKS Disanjung Habis-habisan oleh Loyalis Anies, Jangan Kaget Dengar Omongannya Kredit Foto: Instagram/I Nyoman Nuarta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Loyalis Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Musni Umar memuji habis-habisan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang hingga kini masih getol menolak proyek Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Rektor Universitas Ibnu Chaldun ini bahkan mengatakan sikap PKS yang mati-matian menolak IKN itu bakal menjadi catatan sejarah Indonesia. Sikap PKS kata dia bakal dikenang generasi yang akan datang lantaran menjadi satu-satunya partai politik yang berani bersuara lantang menentang IKN.

“Tgl 18/1/2022 hari yg amat bersejarah & heroik bagi Partai Keadilan Sejahtera krn satu-satunya partai politik di DPR RI yg berani tolak pindah ibu kota negara dari Jkt ke Kaltim,” kata Musni Umar di akun Twitternya dikutip Populis.id Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Alamak! Sosok Setan yang Bisikin Jokowi Buat Pindah Ibukota Dibongkar Ekonom Jempolan, Gak Nyangka!

Menurut Musni Umar, dengan penolakan yang PKS yang disampaikan secara terang -terangan itu,maka partai politik ini juga menjadi satu-satunya penghuni parlemen Senayan yang memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“PKS perjuangkan aspirasi rakyat yg tolak pindah Ibu Kota Negara. Sila baca ini,” tukasnya. 

Sebagaimana diketahui, fraksi PKS DPR menolak Rancangan Undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) untuk dibawa dalam pengambilan keputusan tingkat II di rapat paripurna.

Penolakan itu dibacakan oleh anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU IKN DPR dari Fraksi PKS, Suryadi Jaya Purnama dalam rapat Pansus IKN, Selasa, 18 Januari 2022 dini hari.

Suryadi mengungkapkan, alasan pihaknya menolak RUU IKN lantaran masih banyak substansi dan pandangan fraksi PKS yang belum terakomodasi dalam RUU tersebut.

"Maka Fraksi PKS DPR RI, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim menyatakan menolak Rancangan Undang-undang tentang Ibu Kota Negara untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya," ujarnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan