Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

AHY: Minyak Lagi Langka, Kok Bicara Langgengkan Kekuasaan?

AHY: Minyak Lagi Langka, Kok Bicara Langgengkan Kekuasaan? Kredit Foto: Antara/Jessica Helena Wuysang

AHY melanjutkan, “Demokrat tidak boleh takut bersuara. Banten harus berani. Riau harus berani. Berani asalkan itu sesuai dengan kebenaran, bukan diluar kebenaran. Insyaallah rakyat kita semakin cerdas dan tidak mudah diombang-ambingkan. Teruslah berjuang untuk menyuarakan akal sehat, menyuarakan kebenaran dan keadilan.”

Menjelang penutupan sambutannya, AHY mengingatkan lagi, “Jangan kemudian rasanya Indonesia ini dikooptasi oleh mereka yang sudah tidak lagi melibatkan akal sehat dan hati nurani tadi. Di sana-sini banyak masalah, kita tahu memang tidak mudah. Kita tidak mengatakan mudah menghadapi pandemi ini. Tetapi ya jangan tambah-tambah masalah lainnya.

Kata AHY lebih lanjut, “Masyarakat sudah susah, sudah banyak yang kehilangan pekerjaan, kehilangan penghasilan, kehilangan sanak saudara karena meninggal karena Covid-19, jatuh ke dalam jurang kemiskinan, UMKM kita juga  terdampak, terpukul berat, banyak perempuan, ibu-ibu yang sulit mengatur ekonomi rumah tangganya, jangan tambah lagi dengan masalah-masalah yang lain yang tidak perlu. Kalau rakyat tahu, wah ini elit-elit kekuasaan malah memikirkan melanggengkan kekuasaan, sedih sekali rasanya.”

AHY menyinggung persoalan yang kini sedang dihadapi masyarakat, “Bukannya fokus menghadirkan solusi, minyak goreng yang langka, yang mahal, yang sulit sekali didapatkan hari ini, koq bicaranya melanggengkan kekuasaan? Jadi saya titipkan. Walaupun ini acara pelantikan DPD, tapi sesungguhnya pelantikan tidak ada artinya kalau tidak kita barengi dengan semangat untuk berpikir yang terbaik untuk rakyat, selalu berpikir yang terbaik untuk menjaga demokrasi kita.”

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: