Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Indonesia Wajib Antisipasi Skenario Terburuk Perang AS–Iran, Ini yang Perlu Diperhatikan

Indonesia Wajib Antisipasi Skenario Terburuk Perang AS–Iran, Ini yang Perlu Diperhatikan Kredit Foto: Demokrat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa Indonesia harus mengantisipasi sekanario terburuk dari perang antara Amerika Serikat (AS), Israel, dengan Iran.

AHY mengatakan dalam pertemuan bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (3/3/2026) malam, Presiden Prabowo Subianto telah membahas berbagai kemungkinan skenario terburuk dampak dari konflik antara AS-Iran.

Baca Juga: Menlu RI: Piagam PBB Harus Jadi Rujukan dalam Krisis Iran–Timur Tengah

Ia menekankan pemerintah harus bersiap menghadapi berbagai kemungkinan dampak strategis, khususnya di bidang ekonomi, ketahanan energi, serta pangan, untuk menjaga stabilitas nasional.

Ini disampaikan AHY dalam acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026) malam.

“Dan kita harus mempersiapkan diri untuk bisa mengantisipasi dan memitigasi segala risiko yang bisa datang, khususnya di bidang ekonomi, ketahanan energi, dan juga pangan,” kata AHY, dikutip Kamis (5/3).

Lebih lanjut, dirinya juga mengapresiasi upaya Presiden Prabowo beserta jajaran, khususnya Menteri Luar Negeri dalam mencari solusi untuk mendorong perdamaian di Timur Tengah.

“Kami sungguh mengapresiasi segala niat baik dan ikhtiar Bapak Presiden yang tentu dibantu oleh Bapak Menlu dan tim untuk terus mencari solusi yang terbaik bagi terciptanya perdamaian dan ketertiban dunia, khususnya dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” sambungnya.

AHY meyakini bahwa sejatinya setiap konflik dapat diselesaikan melalui komunikasi dan upaya yang berkesinambungan. Ia menekankan pentingnya dialog sebagai jalan utama untuk meredakan ketegangan.

Baca Juga: Danantara: Konflik AS–Iran Buka Peluang Baru Bagi Indonesia

“Tentu ini bukanlah sesuatu yang mudah. But when there's a will, there's a way. Saya rasa juga bukan sesuatu yang tidak mungkin. Tuhan selalu menyiapkan jalan bagi siapa pun yang berikhtiar secara sungguh-sungguh,” jelasnya. 

“Tidak ada perbedaan yang tidak bisa dijembatani jika kemanusiaan diletakkan, ditempatkan di atas segala-galanya,” kata AHY.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya