Indonesia Bangga Punya Perusahaan Swasta Nasional yang Garap Vaksin Covid-19
Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Khusus untuk PT. Biotis, kolaborasi kerjasama ini sangat penting untuk mendukung persiapan produksi Vaksin Merah Putih yang saat ini memasuki tahap Uji Klinis 2 dan diperkirakan akan diproduksi secara komersial pada bulan Agustus 2022.
“Dengan adanya transfer teknologi dari Anhui, kami semakin yakin dan percaya diri bahwa produksi Vaksin Merah Putih bisa dijalankan di PT. Biotis,” ujar Osbal Saragi.
Direktur Utama PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia, FX Sudirman menambahkan realisasi kolaborasi ketiga perusahaan ditandai dengan tibanya pengiriman bahan baku bulk vaccine dari Anhui China di lokasi pabrik PT. Biotis pada hari Selasa, 29 Maret 2022, pukul 18.00 WIB.
"Ini merupakan bulk vaccine kedua yang diterima Indonesia setelah Sinovac. Selain kedua vaksin tersebut, vaksin Covid-19 yang dipakai di Tanah Air didatangkan dalam bentuk jadi," kata FX Sudirman.
Bulk vaccine ini selanjutnya akan segera diproses menjadi finished vaccine oleh putra-putri Indonesia di bawah supervisi dari Tim Anhui China, yang sudah sekitar 1 bulan berada di lokasi pabrik PT. Biotis.
Tim Anhui China sangat serius membantu dan memperkuat pengetahuan dan ketrampilan para karayawan Biotis-JBIO melalui transfer technology sekaligus melakukan due diligence terhadap kelayakan mesin dan peralatan yang akan digunakan untuk produksi fill and finished vaksin Zifivax di pabrik PT. Biotis. Adapun rencana produksi Vaksin Zifivax akan dimulai pada hari Jumat, 1 April 2022.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Vicky Fadil
Advertisement