Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bank Dunia Siap Danai Program Integrasi Korporasi Pertanian

Bank Dunia Siap Danai Program Integrasi Korporasi Pertanian Kredit Foto: Antara/Arnas Padda
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bersama Kementerian Keuangan dan Bank Dunia melaksanakan negosiasi pinjaman luar negeri yang berjudul ICARE (Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment).

ICARE adalah program pengembangan kawasan berbasis komoditas pilihan dengan mengedepankan pemanfataan dan potensi kawasan dengan komoditas yang terintegrasi dan mendukung pengembangan kelembagaan petani sehingga menjadi kuat dalam sebuah korporasi petani.

Plt. Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry mengungkapkan bahwa negosiasi pendanaan program ini telah didesain sejak lama dan dilaksanakan untuk mendukung apa yang menjadi paruh kedua implementasi teknologi dan komoditas di Kawasan.

“Dengan demikian, lebih terstandar dan menjadi produk yang berdaya saing di pasar ekspor,” Katanya.

Sekretaris Balitbangtan Haris Syahbuddin pada kesempatan menambahkan bahwa penekanannya pada kawasan dipilih dengan potensi komoditas yang sudah berkembang di kawasan dan didukung oleh off taker yang mampu berkembang lebih cepat.

“Apa yang didesain dalam Program ICARE ini tidak sembarangan. Karena apa yang direncanakan sejak awal ternyata memang sejalan dengan apa yang menjadi kelanjutan dari Proyek SMARTD yang sebelumnya juga mendapat pendanaan dari Bank Dunia,”tambah dia,

Beberapa esensi kata dia pendanaan Bank Dunia kali ini juga mendorong untuk pelaksanaan pertanian cerdas iklim dan mitigasinya, termasuk juga menerapkan pertanian konservasi berkelanjutan selain juga memberi dorongan pada pencapaian target RPJMN 2020-2024.

Baca Juga: Edy Rahmayadi Berharap Pasar Tani Mampu Stabilkan Harga Bahan Pokok

Program ICARE akan dilaksanakan di Provinsi Lampung, Jabar, Jateng, Kalbar, NTB, Sulut, Sultra dan Sulsel dengan konsentrasi komoditas pilihan seperti kopi, kambing, kentang, domba, padi, pisang, jeruk, jagung, ayam KUB, kelapa, kakao, sapi potong, dan sapi perah.

Baca Juga: Ade Armando Sebut Aremania Bergaya Preman Hingga Jadi Penyebab Utama Tragedi, Warganet Geram: Gak Usah Dikasih Panggung!

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: