Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ekonom Minta Pemerintah Kembangkan Industri Berorientasi Ekspor

Ekonom Minta Pemerintah Kembangkan Industri Berorientasi Ekspor Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat.
Warta Ekonomi, Jakarta -

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) merekomendasikan agar pemerintah menyusun strategi pengembangan industri berorientasi ekspor.

Wakil Direktur INDEF Eko Listiyanto berpendapat, popularitas komoditas yang menopang kinerja ekspor tidak akan berlangsung lama. Oleh karena itu, perlu adanya upaya antisipasi agar kinerja ekspor dapat berkelanjutan.

Baca Juga: Perlambatan Belanja Kementerian Dinilai Bikin Pertumbuhan Ekonomi RI Tak Maksimal

"Pemerintah perlu menyiapkan strategi industrialisasi yang lebih berorientasi pada ekspor produk-produk bernilai tambah tinggi, berteknologi tinggi, berbasis agro industri, dan lebih berkelanjutan," kata Eko saat konferensi pers Evaluasi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I 2022, Rabu (11/5).

Eko optimistis investasi untuk pengembangan industri akan tumbuh apabila kasus Covid-19 tidak mengalami lonjakan pasca Idulfitri. Terkait hal ini, dia berharap pemerintah tidak menghambat progres investasi dengan prosedur yang berbelit-belit.

"Pemerintah harus siap menyambut kenaikan investasi yang datang," tuturnya.

Selain ekspor, Wakil Direktur INDEF itu menilai industri yang menghasilkan produk substitusi impor juga perlu dikembangkan agar aktivitas impor tidak terakselerasi. Sebab, impor tercatat mengalami peningkatan hingga 15,03% year-on-year (yoy) pada triwulan I/2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

"Peningkatan impor harus diwaspadai karena dapat mengurangi cadangan devisa dan membuat pemulihan ekonomi lebih banyak dinikmati masyarakat di luar negeri," pungkas dia.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan