Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kabar Buruk dari Jakarta, Anies Baswedan Tegaskan...

Kabar Buruk dari Jakarta, Anies Baswedan Tegaskan... Kredit Foto: Andi Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya merespons data yang menyatakan kualitas udara di ibu kota kerap berada di urutan pertama terburuk di dunia. Menurut Anies, masyarakat seharusnya tidak hanya membaca berita dan informasi mengenai udara yang buruk, padahal di hari lain bisa saja kualitas udara lebih baik.

"Bila kondisinya itu terburuk selama dua bulan setiap hari, berarti ada yang salah. Namun, bila ada satu hari buruk sekali dan hari berikutnya seperti normal, pasti ada sebuah peristiwa yang terjadi," kata Anies Baswedan di Monas pada Rabu (22/6).

Baca Juga: Administrasi Itu Rumit! Sekjen PDIP Todong NasDem: Etikanya Bantu Anies Baswedan

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menjelaskan, ada emisi di dalam kota. Ada juga pergerakan dari berbagai wilayah, terutama daerah penyangga. "Itu perlu kita lihat, kualitas udara tidak ada pembatasan KTP atau administrasi," ujar Anies Baswedan.

Anies Baswedan mengaku selama menjabat berupaya menggenjot penggunaan transportasi umum untuk mengurangi emisi. Pemprov DKI Jakarta juga melakukan sejumlah upaya lain seperti menyelenggarakan uji emisi. Hal itu dibarengi dengan sanksi. Regulasi tentang uji emisi tersebut tertuang dalam beberapa aturan, seperti Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 66 Tahun 2020 Tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.

"Jadi, kami lakukan langkah-langkah untuk mengurangi emisi di kota ini dengan transportasi umum yang dibangun, dan alhamdulillah peningkatan penumpangnya tinggi sekali," terangnya.

Diketahui, kualitas udara DKI Jakarta tercatat sebagai urutan nomor satu terburuk di dunia selama beberapa waktu terakhir. Seperti yang dilansir dari laman iqair.com, indeks kualitas udara (Air Quality Index/ AQI) di Jakarta, Rabu (22/6) pukul 12.20 WIB berada di angka 160 US AQI dengan PM 2.5 sebesar 72 µg/m³.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan