Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tang-Ting-Tung Sama Partai Mana PDIP Mau Gabung?

Tang-Ting-Tung Sama Partai Mana PDIP Mau Gabung? Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menilai PDIP tampaknya akan berkoalisi dalam mengusung capres pada Pilpres 2024.

Walaupun PDIP dapat mengusung sendiri pasangan capres-cawapres, namun kalau hal itu dilakukan maka peluang untuk menang relatif kecil. Apalagi kalau pasangan capres-cawapresnya yang diusung semuanya dari PDIP.

"Karena itu, PDIP perlu berkoalisi dalam mengusung pasangan capres-cawapres. Bagi PDIP tentu banyak partai yang cocok untuk diajak berkoalisi," kata Jamil kepada WARTA EKONOMI.

Setidaknya Golkar, PPP, PAN, Gerindra, dan PKB layak berkoalisi dengan PDIP. Hanya saja, partai-partai tersebut sudah merintis membentuk koalisi.

"Golkar, PPP, dan PAN sudah membentuk koalisi, termasuk Gerindra dan PKB. Karena itu, PDIP dapat memilih bergabung dengan koalisi partai yang mana," tambahnya.

Ia menilai dari dua koalisi tersebut, maka peluang berkoalisi dengan Golkar, PPP, dan PAN tampaknya akan lebih muda. Sebab, peluang mengajukan capres dari PDIP lebih besar diterima. Sebab, dalam koalisi ini tidak ada capres yang menonjol.

"Berbeda halnya bila berkoalisi dengan Gerindra dan PKB, peluang PDIP mengusung capres relatif kecil. Sebab dalam koalisi ini ada Prabowo Subianto yang memiliki elektabilitas tinggi sehingga peluangnya untuk dijadikan cawapres sangat kecil," jelasnya.

Jadi, dari persoalan tersebut, PDIP tampaknya akan lebih nyaman mengusung pasangan capres-cawapres sendiri. Walaupun pilihan ini akan membuat peluang menang relatif kecil.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel:

Video Pilihan