Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pertemuan Jokowi Dengan Rusia dan Ukraina Diharapkan Berdampak Positif

Pertemuan Jokowi Dengan Rusia dan Ukraina Diharapkan Berdampak Positif Kredit Foto: Antara/BPMI-Laily Rachev
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno berharap pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Ukraina Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin, dapat menjadi sebuah permulaan positif.

Dengan catatan, negara-negara Barat juga mau mengubah kebijakan dan sikap politik luar negerinya.  Menurut dia konflik yang terjadi di kawasan timur Eropa ini merupakan sebuah akumulasi dari beragam persoalan yang terjadi di kawasan tersebut.

"Yang kita harapkan ini, Presiden bisa membangun komunikasi antara Zelensky dan Putin. Negara-negara Barat juga bisa mengurangi egonya, sehingga menurunkan tensinya,” kata Dave dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Misi Damai Jokowi di Rusia-Ukraina, Efektifkah”, kemarin.

Untuk itu, Dave menilai pertemuan ini memiliki pesan krusial, tak hanya bagi Indonesia, karena negara-negara Barat juga berharap Jokowi dapat menjadi jembatan komunikasi di antara kedua negara, di tengah kenyataan sedikit negara yang dapat menjadi mediator.

 "Di sini terlihat dari bahasa tubuh banyak pemimpin negara G7 kemarin bahwa diharapkan Presiden ini dapat menjadi juru damai," ungkap Dave.

 olitisi Golkar ini menambahkan, pertempuran yang terjadi antara Rusia dan Ukraina tak hanya mengganggu stabilitas regional, tetapi juga berdampak terhadap krisis pangan dan energi global.

Baca Juga: Jokowi: Presiden Putin Jamin Keamanan Ekspor Pangan dari Ukraina

Indonesia pun merasakan dampaknya, terlihat dari persoalan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), pangan, dan beban subsidi pemerintah terhadap sektor energi. “Subsidi pemerintah terhadap energi sangat besar, bahkan mencapai Rp500 triliun,” ungkapnya.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan