Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Elektabilitas Bikin 'Ngelus Dada', Puan Maharani Masih Punya Kekuatan Lain, Pengamat Singgung Nama Ganjar, Simak!

Elektabilitas Bikin 'Ngelus Dada', Puan Maharani Masih Punya Kekuatan Lain, Pengamat Singgung Nama Ganjar, Simak! Kredit Foto: Instagram/Megawati Soekarno Putri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penunjukkan Capres oleh PDIP masih ditunggu-tunggu oleh Publik. Meski nama Ganjar Pranowo jadi sosok kader dengan elektabilitas lembaga survei yang tinggi, diyakini PDIP akan mengusung Puan Maharani.

Pengamat politik Universitas Paramadina A Khoirul Umam berpendapat Ketua DPR RI tersebut memiliki kunci langsung untuk menggerakkan arah koalisi.

Apalagi, PDIP merupakan satu-satunya partai yang bisa mengusung capres-cawapres tanpa harus koalisi karena memenuhi syarat perolehan suara lebih dari 20 persen di Pemilu 2019.

"Mbak Puan memang elektabilitasnya per hari ini belum memadai, tapi fakta menunjukkan bahwa Mbak Puan adalah satu-satunya pihak yang memiliki kendali politik paling riil di antara elite-elite lain," ujarnya di Jakarta, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: Jaksa Tuntut Habib Bahar 5 Tahun Penjara, Refly Harun Cuma Bisa Ngelus Dada: Negara Lain Mungkin Ketawa!

Menurut dia, jika putusan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah menentukan Puan Maharani capres atau cawapres, maka hampir tak akan ada dinamika perlawanan di dalam partai.

"Ini karena karakter kepemimpinan di PDIP itu mirip dengan model pendekatan kepemimpinan yang dulu di-introduce oleh Bung Karno, yakni demokrasi terpimpin. Karakter politik PDIP arahnya akan menguatkan basis trah Soekarno," jelasnya.

Dia mengatakan posisi Puan sangat ditentukan oleh"positioning" putusan Megawati terkait pencapresan Ganjar Pranowo.

Dua nama itu, yakni Puan dan Ganjar sangat membayangi di akar politik PDIP. (antara)

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Dirut Baru BTPN, Ini Perjalanan Karir Henoch Munandar

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: