Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sudah Lama Disiapkan, Ternyata Ini Alasan Anies Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, Simak!

Sudah Lama Disiapkan, Ternyata Ini Alasan Anies Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, Simak! Kredit Foto: Imamatul Silfia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, buka suara terkait dengan langkah Anies Baswedan mengganti nama rumah sakit menjadi rumah sehat.

Menurutnya, hal tersebut sudah lama disiapkan dan yang terjadi adalah perubahan nama atau penjenamaan (penciptaan citra unik).

Baca Juga: Menkes Bolehkan Anies Baswedan Ganti Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, Gilbert PDIP: Maka Jelas...

“Terkait penjenamaan rumah sehat untuk Jakarta sudah cukup lama disiapkan,” kata Ani kepada Republika, Senin (8/8/2022).

Ditanya pertimbangan penjenamaan itu, dia menerangkan jika Provinsi DKI Jakarta melihat beberapa poin dalam pelaksanaannya. Pertama, kata dia, mengubah pola pikir masyarakat, utamanya, saat datang ke rumah sakit tidak hanya bisa dilakukan hanya saat sakit.

“Tetapi, juga untuk mempertahankan dan peningkatkan kualitas kesehatannya,” lanjut dia.

Ani menuturkan, pertimbangan kedua penjenamaan dilakukan untuk mengembangkan konsep layanan promotif preventif sebagai bagian dari layanan rumah sakit yang berkesinambungan. Ketiga, kata dia, penjenamaan juga mencakup pada perubahan logo yang bertujuan sebagai kesatuan identitas bagi fasilitas kesehatan milik DKI Jakarta.

“Sehingga, jejaring layanan dapat lebih baik dan mampu memberikan akses luas kepada masyarakat,” ucapnya.

Terakhir, kata dia, penjenamaan juga dimanfaatkan sebagai momentum semua unsur dalam rumah sehat untuk Jakarta dalam memberikan layanan kesehatan. Khususnya, yang berorientasi pada pasien dan mengembangkan hospitality dalam pelayanan hingga memberikan pengalaman baik bagi masyarakat.

Baca Juga: Bharada E Berani Jadi Justice Collaborator, Kasus Brigadir J Akan Dibongkar Habis, Siap-siap!

“Jadi ini bukan pergantian nama, tetapi penjenamaan,” jelas dia.

Baca Juga: Pertumbuhan Unit Usaha Syariah Lampaui Kinerja Perbankan Syariah

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: