Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Diteriaki oleh Warga 'Presiden', Puan Maharani: Alhamdulillah...

Diteriaki oleh Warga 'Presiden', Puan Maharani: Alhamdulillah... Kredit Foto: PDIP
Warta Ekonomi, Jakarta -

Geliat manuver aktor dan partai politik untuk Pemilu dan Pilpres 2024 terus dilakukan tak terkecuali oleh NasDem.

Mengenai perkembangan yang adaKetua DPR RI, Puan Maharani, menghadiri acara pelatihan dan sosialisasi pengolahan Pupuk Organik Cair (POC) kepada petani di Kabupaten Majalengka. Banyak warga yang kemudian memberi dukungan agar Puan menjadi presiden.

Sepanjang jalan menuju lokasi, warga berebut untuk bersalaman dengan Puan. Mereka terus meneriakkan nama Puan.

''Puan presiden! Puan presiden! Puan presiden!,'' teriak warga.

Baca Juga: Bukan Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo, Puan Maharani Adalah Tokoh Politik yang Punya Rekam Jejak yang Jelas

Pelatihan dan sosialisasi pengolahan Pupuk Organik Cair itu diselenggarakan di Desa/Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Kamis (22/9/2022). Kedatangan Puan disambut hangat oleh sekitar 2.000 petani dan warga.

Di acara itu, Puan melihat praktik pembuatan pestisida organik. Dia didampingi sejumlah anggota DPR RI, termasuk Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Dapil Majalengka, Sutrisno.

Adapun bimbingan teknis dalam kegiatan ini adalah terkait pemanfaatan bahan alami, Biosaka untuk peningkatan produksi pertanian.  Puan melihat proses pembuatannya yang memakai bahan rumput dihaluskan, kemudian ditambah air lalu disemprotkan ke tanaman.

Puan juga memberikan bantuan benih padi dan jagung, masing-masing 50 Ha kepada para petani. Dia lalu berdialog dengan petani serta warga yang hadir.

Salah satunya adalah Ibu Item, yang meminta harga pupuk dimurahkan dan desa-desa dimakmurkan. Kemudian ada juga penjual seblak bernama Dea, yang mengharapkan bisa mendapat BLT BBM dan KIP untuk anaknya.

''Saya sudah menangkap keinginan masyarakat sini, pupuk murah dan mudah didapat, BLT BBM dan KIP. Saya carikan solusinya ya,'' kata Puan.

Baca Juga: LPS Kerek Suku Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah dan Dolar di Perbankan

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: