Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Geger Video Puan Maharani Cemberut saat Lempar Kaos ke Masyarakat, Refly Harun Bilang Justru 'Bagus': Masalahnya…

Geger Video Puan Maharani Cemberut saat Lempar Kaos ke Masyarakat, Refly Harun Bilang Justru 'Bagus': Masalahnya… Kredit Foto: Instagram/Megawati Soekarno Putri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Publik khususnya warganet dihebohkan dengan beredarnya video Ketua DPR RI Puan Maharani yang sedang dikerumuni masyarakat.

Bukan dikerumuni masyarakat yang jadi sorotan, tetapi justru ekpresi Puan yang jutek dan cemberut saat melempar asal kaos ke masyarakat yang jadi persoalan. Imbas hal ini, Puan dituding hanya pura-pura semata merakyat demi keoentingan politisnya.

Mengenai heboh video Puan Maharani cemberut ini, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun ikut berkomentar. Menurut Refly sebenarnya di tengah suasana riuh tersebut, Puan jujur menunjukkan ketidakpurapuraannya.

“Justru Puan tidak berpura-pura, karena yang berpura-pura itu kalau dia tersenyum, tapi kalau dia cemberut justru dia tidak berpura-pura,” jelas Refly melalui kanal Youtubenya, dikutip Kamis (29/9/22).

Baca Juga: Mbak Puan Maharani Jangan Cemberut Lagi saat Berhadapan dengan Masyarakat, Pengamat: Bagian dari Sedekah!

Dengan Puan yang menunjukkan ekspresi muka cemberut sebagaimana yang sudah tersebar tersebut, Puan disebut sedang mengungkapkan apa yang saat itu ia rasakan dengan tentu alasan yang dia punya.

Hal itu menurut Refly justru bagus.

“Cemberut itu menunjukkan wajah, karakter, atau suasana hatinya yang asli. Jadi bagus malah Genuine menurut saya,” tambah Refly.

Namun, Refly menekankan bagaimana momentum cemberutnya Puan yang dirasa tidak tepat.

Hal ini karena bagaimanapun, Puan adalah sosok yang dinilai butuh suara dari masyarakat perihal pencalonannya di 2024. Hal ini makin relevan jika melihat elektabilitas Puan yang menurut lembaga survei tidak punya perkembangan yang berarti.

Baca Juga: Restrukturisasi Kredit Diperpanjang, OJK Desak Perbankan Perkuat Mitigasi Risiko

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: