Didongkrak Konflik Iran, Amerika Serikat Menyambut Baik Kenaikan Harga Minyak: Kami Untung
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menepis kekhawatiran terkait lonjakan harga minyak dunia. Ia menegaskan bahwa pihaknya justru diuntungkan kenaikan yang disebabkan konfliknya dengan Iran.
Trump mengatakan kenaikan harga minyak justru dapat memberikan keuntungan bagi Amerika Serikat. Hal tersebut karena negaranya merupakan produsen minyak terbesar di dunia.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei: Selat Hormuz Akan Jadi Senjata Iran Menekan Amerika Serikat dan Israel
“Amerika Serikat adalah produsen minyak terbesar di dunia, jauh di atas negara lain. Jadi ketika harga minyak naik, kami menghasilkan banyak uang,” ungkap Trump di Truth Social.
Adapun Amerika Serikat merupakan eksportir bersih minyak, namun negara tersebut juga merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.
Sejumlah ekonom memperingatkan bahwa harga energi yang tinggi dalam jangka panjang dapat memicu tekanan inflasi yang lebih luas, termasuk kenaikan biaya transportasi, produksi dan harga barang.
Iran di sisi lain melihat hal tersebut sebagai peluang untung memberikan tekanan terhadap Amerika Serikat. Hal ini salah satunya ditunjukkan dengan strategi blokade jalur pelayaran minyak di Selat Hormuz.
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei menegaskan negaranya akan terus berperang dan mempertahankan kendali atas Selat Hormuz. Jalur tersebut akan digunakan sebagai alat tekanan terhadap Israel dan Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Dubes Iran: Kami Hanya Tuntut Kemenangan
Selat Hormuz merupakan jalur energi strategis yang biasanya dilalui sekitar dua puluh persen perdagangan minyak dan gas alam cair dunia. Penutupan jalur tersebut telah memicu lonjakan harga minyak global dan meningkatkan kekhawatiran pasar energi internasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: