Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Muncul Bendera Rusia dalam Pertandingan Piala Dunia, Pemain Kamerun Malah Dihujam Kritik

Muncul Bendera Rusia dalam Pertandingan Piala Dunia, Pemain Kamerun Malah Dihujam Kritik Kredit Foto: Reuters/John Sibley
Warta Ekonomi, Doha -

Gelandang Kamerun Gael Ondoua mengatakan bahwa dia menerima hinaan setelah bermain dengan sepatu yang menampilkan bendera Rusia di Piala Dunia.

Ondoua (27) lahir di Kamerun tetapi juga berkewarganegaraan Rusia. Dia menghabiskan sebagian besar masa mudanya di Rusia, muncul dari akademi sepak bola di Lokomotiv Moscow sebelum bermain untuk CSKA Moscow dan Anzhi Makhachkala.

Baca Juga: Polisi di Brussels Tangkap Belasan Orang Pendukung Sepak Bola Usai Belgia Vs Maroko

Dia saat ini berada di klub Jerman Hannover 96, tetapi latar belakang Kamerun-Rusia tercermin dari sepatu yang dia mainkan, yang memiliki gambar bendera kedua negara.

Fakta itu menjadi perhatian media setelah pertandingan Piala Dunia pertama Kamerun di Qatar, dengan sebagian pers Norwegia mengklaim bahwa FIFA harus mengambil tindakan terhadap Ondoua, mengingat konflik di Ukraina dan larangan yang diberlakukan pada tim sepak bola Rusia.

Setelah tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua saat Kamerun bermain imbang 3-3 dengan Serbia pada Senin (28/11/2022), Ondoua berbicara tentang reaksi atas gerakan benderanya.

“Semua orang tahu bahwa saya telah bermain seperti ini selama sepuluh tahun --dengan dua bendera di sepatu saya,” kata Ondoua, seperti dikutip dari TASS.

Tetapi, dia menambahkan bahwa dia tidak akan berada di turnamen itu jika bukan karena Rusia.

“Mengapa mereka tidak memperhatikan sebelumnya dan mulai membuat keributan sekarang? Setelah pertandingan pertama, melihat sepatu bot saya, ada begitu banyak hal buruk yang ditulis kepada saya dari seluruh dunia, tetapi saya tidak akan mengubah apa pun dalam hidup saya. Berkat Rusia, saya di sini,” terang Ondoua.

Berbicara kepada outlet Norwegia NRK pekan lalu, seorang pejabat FIFA mengatakan tidak ada alasan untuk campur tangan terkait sepatu bintang Kamerun itu.

Ondoua diberi kaus Rusia oleh seorang penonton penuh waktu di Stadion Al Janoub pada hari Senin, yang dia bawa ke ruang ganti.

Pendukung Serbia juga terlihat menunjukkan dukungan untuk Rusia, salah satunya mengibarkan bendera 50-50 yang menampilkan setengah triwarna Rusia dan setengah lainnya dengan bendera Serbia.

Hasil imbang hari Senin berarti Serbia dan Kamerun sama-sama harus memenangkan pertandingan terakhir Grup G mereka untuk memiliki peluang mencapai babak sistem gugur di Qatar.

Serbia melawan Swiss pada Jumat, sementara Kamerun bertemu dengan juara lima kali Brasil.

Baca Juga: Antisipasi Penipuan Berkedok Investasi, OJK Perkuat Literasi Keuangan ke UMKM dan Ibu Rumah Tangga

Editor: Muhammad Syahrianto

Advertisement

Bagikan Artikel:

WE Academy

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Lihat Semua