Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kalahkan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan Terbukti Kuasai Suara Media Sosial

Kalahkan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan Terbukti Kuasai Suara Media Sosial Kredit Foto: Antara/Ampelsa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hasil survey lembaga Drone Emprit menunjukkan bagaimana Anies Baswedan menang sebagai tokoh paling banyak dibicarakan di media sosial baru-baru ini.

Dirinya sukses mengalahkan beberapa pesaing politik kuatnya seperti Ganjar Pranowo bahkan Erick Thohir.

Baca Juga: Safari Politik Anies Baswedan Ditolak di Makassar, Said Didu Langsung Sindir ‘Mulusnya’ Ganjar Pranowo Disana

Sepanjang 1-30 November 2022, pemberitaan dan perbincangan seputar Anies Baswedan jauh di atas tokoh-tokoh politik lainnya. Puncak pembahasan terjadi pada 5 November 2022, yang didorong kunjungan Anies Baswedan ke Kota Medan.

Ganjar Pranowo berada di posisi kedua setelah Anies Baswedan dengan kenaikan yang sangat tinggi pada akhir November. Didorong pembahasan tentang 'rambut putih' yang diucapkan Presiden Jokowi sebagai sosok yang memikirkan rakyat.

"Pergerakan tren yang tinggi juga ditemukan pada Erick Thohir, terutama didorong aktivitas partisipasi BUMN dalam acara G20 dan dukungan agar Erick berkompetisi pada Pilpres 2024," tulis pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, Jumat (9/12/2022).

Untuk favorabilitas tokoh, tokoh yang banyak dibincangkan dalam nada negatif ada AHY dengan 38 persen negatif. Posisi kedua ditempati Sandiaga Uno dengan 24 persen negatif dan Ganjar Pranowo di posisi ketiga dengan 19 persen negatif.

Baca Juga: Anies Baswedan Sengaja Diundang ke Pernikahan Kaesang, Supaya Presiden Jokowi Tidak Dicap Sebagai Pendendam

Sedangkan, Muhaimin Iskandar menjadi tokoh yang banyak dibincangkan dalam nada positif sebesar 94 persen terhadap total percakapan masing-masing. Raihan ini disusul nama tokoh-tokoh lain seperti Erick Thohir dan Airlangga Hartarto.

Baca Juga: OJK dan LPS Atur Kriteria Peserta Asuransi yang bisa Masuk Penjaminan Polis

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Republika.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: