Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Diteror Jelang Bertemu dengan Anies Baswedan, Elite NasDem: Kejahatan Politik, Tidak Beradab!

Diteror Jelang Bertemu dengan Anies Baswedan, Elite NasDem: Kejahatan Politik, Tidak Beradab! Kredit Foto: Antara/Fauzan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Politikus Partai NasDem, Wahidin Halim buka suara terkait dengan teror ular kobra yang diterimanya Rabu (25/1/2023).

Dirinya mengatakan tidak takut akan teror yang terjadi jelang pertemuannya dengan Anies Baswedan tersebut.

Baca Juga: Ujungnya Jadi Pendukung Anies, Cerita Eks Loyalis Ahok Diperingati Lieus Sungkharisma: Kok Gue Bisa Salah Dukung...

Selain itu, Wahidin juga menyebut bahwa aksi tersebut merupakan sebuah bentuk tindakan politik yang tidak beradab.

"Ya biasa politik tidak beradab. Kejahatan politik dengan berbagai cara, bagaimana menakut-nakuti. Tapi saya tidak takut, saya jihad," kata Wahidin Halim kepada wartawan, Rabu (25/1).

Wahidin Halim menjelaskan kronologi teror pelemparan sekarung ular kobra tersebut. Saat itu, pekerja di rumahnya melaporkan ada orang tak dikenal membuang karung jaring transparan berwarna hijau di belakang rumahnya. 

"Dibuang di belakang, kan ada pengamanan saya. (Karungnya) sudah terbuka, terus buru-buru ditutup lagi," ujarnya yang menyebut jumlah ular kobra warna hitam tersebut ada puluhan.

Baca Juga: NasDem Bisa Tenang, Teror Ular Jelang Safari Anies Baswedan Mulai Terang: Kemungkinan dari Lawan...

Wahidin Halim menambahkan, pihaknya tidak berencana memperpanjang kasus ini ke ranah hukum.

Baca Juga: Rumah Pendukung Anies Dilempari Sekarung Kobra, Pengamat: Menegaskan Siapa yang Main Kasar dan Tak Beradab

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Suara.com.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel:

WE Academy

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Lihat Semua