Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pesan Prabowo ke TKN: 'Jangan Saling Mengejek'

Pesan Prabowo ke TKN: 'Jangan Saling Mengejek' Kredit Foto: Antara/M Agung Rajasa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto berpesan kepada tim kampanye nasional (TKN) dan tim kampanye daerah (TKD) pihaknya untuk tidak menjelek-jelekkan pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Rosan Roeslani, dalam konferensi pers Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TKN dan TKD pasangan calon tersebut di Jakarta, Jumat.

"Jadi yang disampaikan Pak Prabowo bahwa harus menjalankan pesta demokrasi ini dengan baik, santun, tidak boleh menjelek-jelekan paslon lain, bermartabat dan dibawa dengan riang gembira," kata Rosan.

Selain itu, menurut Rosan, Prabowo juga berpesan agar tetap patuh terhadap semua peraturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Rosan menekankan bahwa kampanye ini harus memberikan asas manfaat juga kepada seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo Subianto dan calon wakil presiden pendampingnya, Gibran Rakabuming Raka, memasuki ruang acara Rakornas TKN dan TKD pasangan calon tersebut pada pukul 15.37 WIB dengan mengenakan pakaian berwarna biru langit.

Setelah kurang lebih satu jam berada di acara tersebut, Prabowo Subianto meninggalkan lokasi acara pada pukul 16.38 WIB untuk menghadiri acara Deklarasi Pandawa Lima di Djakarta Theatre.

Sementara, pasangannya, Gibran Rakabuming Raka meninggalkan lokasi acara pada pukul 16.44 WIB untuk berkampanye di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

KPU RI telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden sebagai peserta Pilpres 2024 yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Masa kampanye juga telah dijadwalkan mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: