Xi Jinping Selidiki Jenderal Top China, Analis: Tanda Bergesernya Politik di Beijing
Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Penyelidikan China terhadap salah satu jenderal paling berpengaruh di militer memperlihatkan bahwa tak ada yang ama dari kampanye pemberantasan korupsi oleh Presiden China, Xi.
Analis Brookings Institution, Jonathan Czin menyoroti bagaimana pemerintah baru-baru ini mengumumkan penyelidikan terhadap Jenderal Zhang Youxia. Ia merupakan anggota politbiro dan wakil ketua senior dari Komisi Militer Pusat (CMC). Ia diduga terlibat pelanggaran serius disiplin dan hukum.
Baca Juga: BMKG-nya China Pakai AI untuk Memprediksi Prakiraan Cuaca Ekstrem
Czin mengatakan bahwa langkah ini menegaskan bahwa hubungan pribadi yang dekat tidak menjamin perlindungan jika dinilai tidak sejalan dengan loyalitas terhadap kepemimpinan partai. Ia menyebut penyelidikan ini sebagai sesuatu yang mengejutkan. Menurutnya, langkah tersebut menandai pergeseran mendalam dalam politik di China.
“Penyingkiran Zhang berarti kini benar-benar tidak ada satu pun figur di kepemimpinan yang aman,” kata Czin, dilansir dari Reuters, Selasa (27/1).
Czin menjelaskan bahwa pembersihan sebelumnya umumnya menargetkan pejabat yang tidak memiliki ikatan pribadi kuat dengan Xi. Kali ini, kampanye tersebut telah memasuki apa yang ia gambarkan sebagai sabuk dalam sistem politik dari Xi.
“Saya kira kekhawatiran soal korupsi mungkin nyata, meskipun dalam politik isu tersebut sering menjadi alasan untuk menyingkirkan seseorang,” ujar Czin.
Militer merupakan salah satu sasaran utama pemberantasan korupsi dari Xi. Kampanye tersebut mencapai puncaknya baru-baru ini, ketika pembersihan meluas hingga unit elit yang mengelola senjata nuklir dan rudal konvensional dari China.
Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik Made in China Naik Dua Kali Lipat di Indonesia, Apa Faktornya?
Zhang sebelumnya pernah mengawasi departemen pengadaan militer, yang kini menjadi fokus utama penyelidikan korupsi. Meski banyak pejabat di sektor tersebut telah disingkirkan, ia selama ini lolos dari pembersihan hingga penyelidikan terbaru diumumkan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement