Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

CBDK Guyur Modal Anak Usaha Rp250 Miliar, Perkuat Bisnis MICE di PIK2

CBDK Guyur Modal Anak Usaha Rp250 Miliar, Perkuat Bisnis MICE di PIK2 Kredit Foto: BEI
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) kembali memperkuat langkah ekspansinya dengan menyuntikkan tambahan modal ke entitas anak, PT Industri Pameran Nusantara (IPN). Aksi korporasi ini dilakukan melalui penerbitan saham baru yang seluruhnya diserap oleh perseroan.

"Perseroan menyampaikan bahwa entitas anak Perseroan, yaitu IPN, telah menerbitkan 14.705.883 saham seri B dengan nilai nominal Rp17.000,- per saham atau seluruhnya sebesar Rp250.000.011.000 yang seluruhnya diambil bagian oleh Perseroan," kata Sekretaris Perusahaan CBDK, Yohanes Edmond Budiman. 

Seiring penerbitan saham tersebut, IPN juga menaikkan modal dasar menjadi Rp8.000.606.475.000. Struktur modal dasar itu terdiri atas 10.000 saham seri A dengan nilai nominal Rp1.000.000 per saham atau senilai Rp10.000.000.000, serta 470.035.675 saham seri B dengan nilai nominal Rp17.000 per saham atau setara Rp7.990.606.475.000.

Sebelum peningkatan ini, modal dasar IPN tercatat sebesar Rp2.305.606.475.000, yang terdiri dari 10.000 saham seri A senilai total Rp10.000.000.000 dan 135.035.675 saham seri B dengan nilai keseluruhan Rp2.295.606.475.000.

Seluruh modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh. Pada posisi itu, CBDK menguasai 135.035.675 saham seri B atau setara 99,993% dari total modal ditempatkan dan disetor IPN.

Baca Juga: Emiten Aguan-Salim (CBDK) Suntik Modal Rp2,8 Triliun ke Anak Usaha

Setelah tambahan penyetoran modal sebesar Rp250.000.011.000 atas 14.705.883 saham seri B, kepemilikan CBDK meningkat menjadi 149.741.558 saham seri B, namun secara persentase tetap setara dengan 99,993% dari modal ditempatkan dan disetor IPN.

"Peningkatan modal ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan dan kapasitas keuangan IPN dalam mendukung kegiatan operasional serta pengembangan lanjutan fasilitas Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) yang direalisasikan melalui Nusantara International Convention & Exhibition (NICE)," ujar Yohanes. 

Sebagai bagian dari pengembangan fasilitas MICE, NICE telah mulai beroperasi pada akhir Agustus 2025. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi elemen strategis dalam mendorong pengembangan Central Business District PIK2 (CBD PIK2), memperkuat ekosistem bisnis, serta menggerakkan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan di kawasan PIK2.

“Melalui penguatan permodalan IPN, Perseroan berupaya memastikan keberlanjutan operasional, optimalisasi kinerja, serta pengembangan jangka panjang fasilitas tersebut sebagai bagian dari strategi Perseroan dalam menciptakan nilai tambah yang berkesinambungan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan,” jelasnya.

Baca Juga: Aksi Berlanjut, PANI Borong Lagi Saham CBDK Senilai Rp482 Miliar

Peningkatan modal ini tidak menimbulkan pengaruh material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Meski demikian, secara strategis transaksi ini diharapkan mampu memperkuat pengembangan ekosistem CBD PIK2 melalui dukungan terhadap operasional fasilitas MICE yang direalisasikan lewat NICE, sehingga berpotensi meningkatkan nilai portofolio perseroan secara berkelanjutan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: