Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Perkuat Layanan Jelang Musim Haji, HAJJ Partisipasi di Forum Umrah dan Ziyarah 2024

Perkuat Layanan Jelang Musim Haji, HAJJ Partisipasi di Forum Umrah dan Ziyarah 2024 Kredit Foto: PT Arsy Buana Travelindo Tbk
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) berpartisipasi dalam Forum Umrah dan Ziyarah 2024 yang diselenggarakan di Madinah, Arab Saudi. Forum tersebut, yang dibuka dan diresmikan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi di King Salman International Convention Center pada Senin (22/4/2024) malam waktu setempat.

Kegiatan ini memiliki tujuan untuk menjadi wadah seluruh penyedia layanan perjalanan religi ke Arab Saudi memahami upaya Kerajaan Arab Saudi untuk meningkatkan pelayanan kepada Jamaah.

Kehadiran PT Arsy Buana Travelindo LLC, anak perusahaan dari PT Arsy Buana Travelindo Tbk, menjadi salah satu peserta dalam forum tersebut. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Menteri Urusan Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Tawfiq Al Rabiah, serta Gubernur Madinah, Pangeran Salman bin Sultan.

Baca Juga: Kemenag Wanti-wanti Masyarakat Jangan Tertipu Tawaran Berangkat dengan Visa Non Haji: Kuota Sudah Terpenuhi

Otoritas Indonesia turut hadir dalam bentuk perwakilan dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latif. Selain itu forum juga dihadiri oleh para pengurus dari beberapa Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah baik dari Indonesia maupun mancanegara.

"Kami berpartisipasi dalam Forum Umrah dan Ziyarah 2024 ini untuk meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah Arab Saudi dan Indonesia, serta untuk memperkuat layanan Arsy Buana Travelindo kepada jamaah," ujar Saipul Bahri, Direktur PT Arsy Buana Travelindo Tbk, Jakarta, Senin (13/5/2024). 

Baca Juga: Musim Haji 2024, Nanobank Syariah berangkatkan 100 Nasabah ke Tanah Suci

Selain partisipasi dalam forum tersebut, Arsy Buana Travelindo juga mengumumkan pencapaian kontrak peningkatan pengelolaan kamar hotel bintang 4 sebanyak 1143 kamar. Penambahan kamar meliputi hotel Golden Tulip di Madinah sebanyak 725 kamar dan Hotel Al Ayam di Mekkah sebanyak 418 kamar. Kontrak ini memiliki potensi pendapatan sebesar 515 Miliar Rupiah dengan gross profit margin sebesar 20%. Jangka waktu kontrak allotment hotel berlaku selama 1 tahun dan dapat diperpanjang hingga 3 tahun.

"Dengan peningkatan pengelolaan kamar ini, kami bertujuan untuk meningkatkan kinerja Perseroan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi jamaah dan pemegang saham Perseroan," kata Agung Prabowo, Direktur Keuangan Perseroan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: