Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Survei Mekaar Tunjukkan Keberhasilan PNM Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pemberdayaan Nasabah Prasejahtera

Survei Mekaar Tunjukkan Keberhasilan PNM Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pemberdayaan Nasabah Prasejahtera Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kisah inspiratif kali ini datang dari Pulau Saparua, Ambon. Di tengah tantangan geografis kepulauan yang terbatas akan akses, hadir sosok Selly, seorang ibu rumah tangga sekaligus nasabah PNM Mekaar yang menunjukkan dedikasi tinggi di bidang pendidikan. Melalui TK Sintiche, ia menyediakan layanan sekolah gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Meski sempat hampir menyerah karena menanggung seluruh biaya operasional secara mandiri, keteguhan hatinya membuat sekolah tersebut tetap berdiri hingga kini.

Untuk menjaga keberlangsungan sekolah, Selly merintis usaha warung kecil hingga akhirnya bergabung dengan program PNM Mekaar pada tahun 2022. Melalui akses modal dan pelatihan usaha yang diberikan, lini bisnisnya mulai berkembang dan mampu menyokong operasional sekolah. Saat ini, TK tersebut tidak hanya bertahan, tetapi juga telah menampung anak-anak dari sesama nasabah Mekaar di lingkungannya. Kisahnya menunjukkan bagaimana inisiatif lokal mampu memberikan dampak nyata bagi masa depan generasi muda di wilayah kepulauan.

Keberhasilan Selly merupakan hasil dari ketekunan serta dukungan pendampingan dari Account Officer (AO) PNM melalui pertemuan kelompok mingguan. Forum rutin ini menjadi ruang belajar bagi para nasabah untuk memperkuat rasa percaya diri dan kapasitas kepemimpinan mereka.

“Dulu beta cuma pikir bagaimana caranya bantu ekonomi keluarga. Tapi sejak ikut Mekaar, beta belajar pimpin kelompok, saling berbagi, dan percaya kalau usaha kecil juga bisa berkembang asal jalan sama-sama. Dari pertemuan tiap minggu dan pendampingan itu, beta jadi lebih berani dan lebih yakin jalani semua,” ujar Selly.

Baca Juga: Fokus Melayani dengan Hati, Program Pemberdayaan PNM Perluas Dampak Sosial Sepanjang 2025

Kisah Bu Selly adalah cerita tentang harapan yang terus dijaga. Tentang bagaimana PNM hadir bukan sekadar memberikan pinjaman, tetapi menemani setiap langkah kecil agar terus berani menatap masa depan. Lewat Mekaar, pembiayaan berubah menjadi proses belajar untuk menata usaha, menguatkan diri, dan bertumbuh bersama kelompok yang saling menguatkan setiap harinya. Dari pertemuan ke pertemuan selanjutnya, PNM menjaga agar kualitas kapasitas usaha mereka tumbuh dengan perlahan, agar mereka yang dulu hanya bertahan, kini punya keyakinan untuk bermimpi lebih jauh dan berjalan lebih kuat menuju masa depan yang lebih sejahtera.

Sejauh ini, komitmen tersebut telah terbukti dalam hasil Customer Survey Indeks Mekaar 2024, di mana 72 persen nasabah merasakan peningkatan peran dalam pengambilan keputusan keluarga, 74 persen mengalami peningkatan pendapatan setelah menjadi nasabah, 78 persen telah memiliki dan memahami implementasi laporan keuangan bisnis, serta 90 persen merasakan dampak kemandirian finansial.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa capaian ini menjadi penguat arah pemberdayaan PNM ke depan. “Ini bukan sekedar survei, di balik angka-angka ini, ada cerita tentang ibu-ibu yang kini lebih berani berpendapat di rumahnya, usaha yang perlahan tumbuh, dan keluarga yang mulai berdiri di atas kakinya sendiri. Itulah adalah upaya kami untuk terus hadir ditengah masyarakat dan mendorong agar semakin banyak kisah Bu Selly lainnya dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: