Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Selat Hormuz Jadi Sorotan, Amerika Serikat Ancam Serang Terminal Minyak Iran

Selat Hormuz Jadi Sorotan, Amerika Serikat Ancam Serang Terminal Minyak Iran Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang fasilitas minyak utama Kharg Island Iran. Hal ini menyusul ancaman negara tersebut untuk terus mengganggu kapal yang melintas di Strait of Hormuz.

Trump mengatakan pihaknya sebelumnya telah menghancurkan sejumlah target militer di pulau tersebut, meskipun serangan itu tidak menyasar langsung fasilitas minyak. Namun ia memperingatkan bahwa keputusan tersebut bisa berubah jika Iran atau pihak lain mengganggu jalur pelayaran energi dunia.

Baca Juga: Trump: Demi Keselamatan, Iran Sebaiknya Tak Ikut Piala Dunia

“Jika Iran atau siapa pun mencoba mengganggu jalur bebas dan aman kapal, saya akan segera mempertimbangkan kembali keputusan itu,” kata Trump di Truth Social.

Trump juga menegaskan bahwa musuhnya tidak memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri dari serangan militer. Teheran menurutnya harus segera menghentikan perlawanan ke AS.

“Militer Iran dan semua pihak yang terlibat dengan rezim ini sebaiknya meletakkan senjata mereka dan menyelamatkan apa yang tersisa dari negara mereka,” tulis Trump.

Iran sendiri merespons ancaman dari Trump. Teheran memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap fasilitas minyak atau energi mereka akan dibalas dengan menargetkan instalasi energi milik perusahaan yang bekerja sama dengan Amerika Serikat di Timur Tengah.

Adapun Kharg Island merupakan terminal ekspor utama yang menangani sekitar sembilan puluh persen pengiriman minyak dari Iran. Ia merupakan infrastruktur vital yang tak kalah pentingan seperti Selat Hormuz.

Sebelumnya, 15 ledakan terdengar dalam pulau tersebut saat wilayah tersebut diserang oleh AS. Meski begitu, laporan awal menyebut serangan tersebut hanya mengenai sistem pertahanan udara, pangkalan angkatan laut, dan fasilitas bandara, tanpa merusak infrastruktur minyak utama.

Perkembangan Kharg Island menjadi perhatian besar bagi pasar energi dunia. Jaringan pipa, terminal, dan tangki penyimpanan minyak di pulau tersebut merupakan komponen penting bagi ekspor energi dari Iran.

Baca Juga: Iran: Perang Tak Bisa Dimenangkan dengan Cuitan

Gangguan kecil sekalipun terhadap fasilitas tersebut berpotensi memperketat pasokan minyak global dan mendorong lonjakan harga energi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar