Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bahlil Ungkap Manfaat RDMP Balikpapan Bagi Kemandirian Energi

Bahlil Ungkap Manfaat RDMP Balikpapan Bagi Kemandirian Energi Kredit Foto: Dok. BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan manfaat Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, bagi kemandirian energi.

Dirinya mengatakan RDMP Kilang Balikpapan akan membantu Indonesia dalam mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liqufied Petroleum Gas (LPG).

Baca Juga: Purbaya Optimis Ekonomi Bisa Tumbuh Lebih Cepat Jika 3 Sistem Ini Berjalan Baik

Ini disampaikannya saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek tersebut pada Senin (12/1/2026).

"Hari ini kita meresmikan RDMP Kilang Balikpapan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan kemandirian energi. Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, maka kita dapat mengurangi ketergantungan impor BBM dan LPG serta dapat menghasilkan produk dengan kualitas setara EURO V yang tentunya lebih ramah lingkungan," ujar Bahlil, dikutip dari siaran pers Kementerian ESDM, Rabu (14/1).

Sementara itu, Presiden Prabowo menyampaikan kebanggaan atas proyek ini, dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

"Saya merasa bahagia dan merasa sangat bangga atas yang kita hasilkan hari ini. Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur, semua pihak, semua jajaran pegawai yang bekerja keras, sehingga kita berhasil, mencapai hal (RDMP) ini. Termasuk juga kepada pemerintah daerah, manajemen, masyarakat Balikpapan, serta Kalimantan Timur. Ini adalah prestasi yang sangat penting bagi negara dan bangsa," ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa kemandirian energi adalah keharusan bagi sebuah negara merdeka. Menurutnya, suatu negara tidak masuk akal ingin merdeka jika masih bergantung pada pangan dan energi dari luar negeri. 

"Tidak masuk akal suatu negara ingin merdeka kalau tergantung pangan dan energi dari luar negara tersebut. Ini harus kita yakini. Kebutuhan pangan, energi harus bisa kita hasilkan sendiri," tegas Presiden.

Prabowo juga mengingatkan besarnya potensi energi nasional, seperti batubara, minyak dan gas, serta panas bumi yang seharusnya dimanfaatkan untuk mencapai kemandirian tersebut. 

"Dengan sumber-sumber energi yang kita miliki, sesungguhnya kita dapat menghasilkan energi kita sendiri, tidak perlu kita impor energi dari luar. Ini sasaran kita ke depan dalam 5 atau 6 tahun bahkan 7 tahun. Yang penting, kita harus menuju ke situ dan tentunya dengan kerja keras kita dapat mewujudkannya lebih cepat," jelasnya.

Proyek RDMP Balikpapan ini memiliki nilai investasi sekitar USD7,4 miliar atau setara Rp123 triliun. Melalui pembangunan RDMP, kapasitas produksi BBM meningkat dari sebelumnya 260 ribu barel per hari (KBPD) menjadi 360 KBPD setara Euro V. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: