Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Laba Bersih Emiten Bakrie Group (DEWA) Loncat 519% per September 2025

Laba Bersih Emiten Bakrie Group (DEWA) Loncat 519% per September 2025 Kredit Foto: Darma Henwa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatat lonjakan kinerja keuangan yang signifikan hingga periode sembilan bulan pertama 2025.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 519,27% menjadi Rp239,14 miliar, jauh di atas capaian Rp38,61 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, laba per saham dasar ikut terdongkrak menjadi Rp6,34 dari sebelumnya Rp1,77.

Performa positif tersebut ditopang oleh perbaikan efisiensi operasional. Beban pokok pendapatan berhasil ditekan menjadi Rp3,97 triliun, turun dari Rp4,19 triliun pada 2024. Efeknya langsung terasa pada laba bruto yang melonjak 106,64% menjadi Rp673,15 miliar, dibandingkan Rp325,75 miliar setahun sebelumnya.

Baca Juga: DEWA Amankan Perpanjangan Kontrak Tambang Rp10,5 Triliun dengan Arutmin

Dari sisi top line, pendapatan Perseroan juga naik 2,8% menjadi Rp4,65 triliun dari Rp4,52 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Kontributor terbesar masih berasal dari segmen pertambangan sebesar Rp4,41 triliun, sementara jasa lainnya menyumbang Rp260 miliar.

Sejumlah pos keuangan turut mengalami pergeseran. Bagian laba dari entitas asosiasi tercatat Rp72,53 juta, menurun dari Rp281,7 juta. Penghasilan keuangan naik menjadi Rp5,53 miliar dari Rp3,81 miliar.

Beban pajak berkurang menjadi Rp2,95 miliar dari Rp16,26 miliar, sedangkan kerugian selisih kurs menyusut menjadi Rp2,96 miliar dari Rp25,96 miliar. Di sisi lain, beban keuangan justru membengkak menjadi Rp177,97 miliar dari Rp56,24 miliar.

Baca Juga: Lepas Saham DEWA, Investor Ini Kantongi Cuan Rp232,4 Miliar

Beban umum dan administrasi tercatat Rp181,7 miliar, meningkat dari Rp150,47 miliar. Pos ruta-rupa melonjak menjadi Rp19,86 miliar dari Rp3,75 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan pun melesat menjadi Rp333,02 miliar dari Rp84,67 miliar, sementara pajak penghasilan naik menjadi Rp93,85 miliar dari Rp46,04 miliar.

Dari sisi neraca, total aset DEWA per 30 September 2025 mencapai Rp10,83 triliun, meningkat dari Rp8,53 triliun per Desember 2024. Liabilitas tercatat Rp6,14 triliun dari sebelumnya Rp5,49 triliun, sedangkan total ekuitas tumbuh signifikan menjadi Rp4,68 triliun dari Rp3,03 triliun.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: