Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IP Lokal Dinilai Kunci Ekonomi Kreatif Indonesia Naik Kelas Global

IP Lokal Dinilai Kunci Ekonomi Kreatif Indonesia Naik Kelas Global Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kekayaan intelektual dinilai harus menjadi fondasi utama dalam mendorong industri ekonomi kreatif Indonesia naik kelas dan mampu bersaing di pasar global.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa fokus pengembangan ke depan tidak boleh berhenti pada penciptaan karya, tetapi juga pada penguatan Intellectual Property (IP) sebagai aset ekonomi strategis.

“Sementara konsentrasi pada Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual ya, IP lokal menuju nasional, menuju global. Kalau ke depan ya bukan hanya IP tetapi juga industri yang lebih besar,” kata Muhaimin Iskandar di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Kamis.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin saat melakukan pertemuan dengan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya untuk membahas arah penguatan sektor ekonomi kreatif nasional.

Koordinasi lintas kementerian ini difokuskan pada pembahasan berbagai program intervensi yang dinilai krusial untuk memperbesar skala industri ekonomi kreatif agar lebih kompetitif.

“Intervensi yang terbanyak adalah untuk terus mendorong ekonomi kreatif yang berdaya itu bisa bersaing dan tumbuh menjadi kelas nasional maupun global. Yang kedua, kita tentu melakukan diskusi soal anggaran,” ujar Muhaimin.

Menurut Muhaimin, dukungan kebijakan dan anggaran menjadi faktor penting agar pelaku ekonomi kreatif tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang secara berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai sektor ekonomi kreatif saat ini telah menjelma menjadi salah satu mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian nasional.

Ia menyebut kontribusi ekonomi kreatif terus diperkuat melalui dorongan terhadap kreativitas anak bangsa yang memadukan kekayaan budaya lokal dengan pemanfaatan teknologi digital.

Baca Juga: Nojorono Sabet IPRA 2026 Berkat Inovasi Pengelolaan Limbah Puntung Rokok Berbasis Ekonomi Sirkular

Teuku Riefky menegaskan bahwa berbagai subsektor seperti fesyen, kuliner, kriya, film termasuk animasi, musik, gim, hingga aplikasi memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.

“Kalau sebuah negara yang kaya akan budaya turunannya dikasih sentuhan sedikit lagi dengan inovasi teknologi di zaman digital ini sangat memungkinkan local-local hero itu naik kelas ke tingkat nasional, national champion untuk go global,” kata Teuku Riefky Harsya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: