Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Elnusa (ELSA) Realisasikan Capex Rp566 Miliar pada 2025

Elnusa (ELSA) Realisasikan Capex Rp566 Miliar pada 2025 Kredit Foto: Elnusa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Elnusa Tbk (ELSA) menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kapasitas bisnisnya sepanjang 2025 melalui realisasi belanja modal yang hampir menyentuh target. Dari target Rp594 miliar, Perseroan berhasil merealisasikan Rp566 miliar, atau setara 95% dari rencana capex.

Investasi tersebut difokuskan pada modernisasi teknologi, peningkatan keandalan aset, serta efisiensi operasional, sejalan dengan upaya Perseroan menangkap peluang pertumbuhan di industri energi nasional.

Kinerja investasi ini berjalan beriringan dengan performa fundamental yang tetap solid. Sepanjang tahun buku 2025, Elnusa membukukan pendapatan usaha Rp14,5 triliun, meningkat 8% secara tahunan. Perseroan juga mencatat EBITDA Rp1,5 triliun dan laba bersih Rp718 miliar, dengan arus kas operasi mencapai Rp1,7 triliun. 

Direktur Keuangan Elnusa, Nelwin Aldriansyah, menegaskan bahwa realisasi capex dilakukan secara selektif untuk mendukung peningkatan kapasitas layanan serta memperkuat posisi perusahaan di industri jasa energi.

“Penguatan aset dan teknologi menjadi salah satu prioritas strategis Elnusa untuk menjaga keandalan layanan sekaligus membuka peluang kontrak baru. Dengan fondasi aset yang semakin kuat dan pengelolaan keuangan yang sehat, kami optimistis Elnusa berada pada posisi yang semakin baik untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan industri energi,” ujar Nelwin.

Baca Juga: Elnusa (ELSA) Raih Pendapatan Rp14,49 Triliun di 2025, Laba Naik Minimalis

Sepanjang 2025, dana capex tersebut disalurkan ke berbagai segmen bisnis. Pada segmen Jasa Hulu Migas Terintegrasi, investasi diarahkan pada pengadaan Coiled Tubing Units, Cementing Units, serta Seismic Nodes guna meningkatkan kapasitas layanan well intervention dan survei seismik.

Di sisi lain, pada segmen Penjualan Barang & Jasa Distribusi & Logistik Energi, perusahaan memperkuat jaringan distribusi energi nasional melalui penambahan armada mobil tangki BBM.

Sementara itu, pada segmen Jasa Penunjang Migas, Elnusa melakukan penguatan armada maritim seperti hopper barge dan docking barges, serta pengembangan fasilitas workshop dan warehouse di Batam untuk meningkatkan kesiapan operasional.

Perseroan juga meningkatkan infrastruktur pendukung, termasuk pengembangan warehouse Duri, peningkatan fasilitas firefighting di WHS BSD, serta penguatan sistem komunikasi operasional.

Dari sisi kontribusi bisnis, segmen Penjualan Barang & Jasa Distribusi & Logistik Energi masih menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 60%, disusul Jasa Hulu Migas Terintegrasi sebesar 28%, serta Jasa Penunjang Migas sebesar 12%.

Baca Juga: Elnusa Berbagi Kebahagiaan Ramadan & Idulfitri 1447 H di 98 Titik Operasi

Kepercayaan pasar terhadap fundamental perusahaan juga tercermin dari pergerakan saham ELSA yang sempat mencapai level tertinggi sejak IPO. Selain itu, lembaga pemeringkat PEFINDO juga menaikkan peringkat kredit perseroan menjadi idAA+, mencerminkan profil risiko kredit yang semakin kuat serta prospek bisnis yang positif.

Ke depan, Elnusa menegaskan akan terus menjalankan strategi investasi secara disiplin dan selektif, dengan fokus pada penguatan teknologi, optimalisasi aset, serta peningkatan efisiensi operasional untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: