Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BYD Atto 4 Bisa Isi Daya 80 Persen dalam 30 Menit, Segelas Dirty Latte Cukup

BYD Atto 4 Bisa Isi Daya 80 Persen dalam 30 Menit, Segelas Dirty Latte Cukup Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kemampuan pengisian cepat menjadi salah satu keunggulan penting BYD Atto 4 yang membuat mobil listrik semakin relevan untuk penggunaan harian di Indonesia.

BYD Atto 4 sudah mendukung fast charging DC yang memungkinkan pengisian daya dari 0 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Waktu tersebut setara dengan aktivitas singkat seperti minum kopi dirty latte atau istirahat sejenak di rest area, sehingga tidak lagi menjadi hambatan besar bagi mobilitas.

Teknologi fast charging ini didukung oleh baterai Blade Battery khas BYD yang menggunakan material Lithium Iron Phosphate (LFP).

Blade Battery dikenal memiliki struktur sel memanjang yang lebih stabil secara termal dan aman dibanding baterai lithium konvensional.

Keunggulan baterai ini tidak hanya pada daya tahan dan keselamatan, tetapi juga pada kemampuannya menerima arus pengisian tinggi secara konsisten.

Hal tersebut memungkinkan proses fast charging tetap efisien tanpa mengorbankan usia pakai baterai dalam jangka panjang.

Dalam konteks Indonesia, fitur ini semakin relevan seiring bertambahnya jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Saat ini, SPKLU sudah banyak tersedia di pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, kawasan perumahan, hingga rest area jalan tol.

Beberapa operator bahkan menyediakan charger berdaya tinggi yang kompatibel dengan pengisian cepat seperti yang dibutuhkan BYD Atto 4.

Kondisi ini membuat pengguna tidak lagi harus bergantung sepenuhnya pada pengisian daya di rumah.

Pengisian cepat di lokasi publik memberi fleksibilitas tambahan, terutama bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi di dalam dan luar kota.

Dengan jarak tempuh yang kompetitif dan waktu pengisian yang singkat, pola penggunaan mobil listrik kini semakin mendekati kebiasaan pengguna mobil bensin.

Keberadaan fast charging juga membantu mengurangi kekhawatiran soal kehabisan daya di perjalanan, terutama saat melakukan perjalanan jarak menengah.

Bagi masyarakat perkotaan, kombinasi pengisian cepat di mall atau kantor dengan pengisian rumah di malam hari menjadi skema yang praktis.

Baca Juga: Simulasi Cicilan BYD Atto 4: Tenor 3 hingga 6 Tahun, DP Mulai 20 Persen

Blade Battery BYD sendiri dirancang untuk penggunaan jangka panjang, dengan tingkat degradasi yang relatif rendah meski sering diisi ulang.

Hal ini memberi rasa aman bagi konsumen yang mempertimbangkan mobil listrik sebagai kendaraan utama, bukan sekadar kendaraan kedua.

Dengan infrastruktur yang terus berkembang dan teknologi baterai yang semakin matang, mobil listrik seperti BYD Atto 4 kini semakin siap digunakan dalam rutinitas harian masyarakat Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: