Waspada Kampanye Phishing Apple Pay: Penipu Incar Data Pengguna Lewat Peringatan Palsu
Kredit Foto: Freepik.com
Para pengguna perangkat Apple kini menjadi target kampanye phishing baru yang menggunakan modus peringatan keamanan palsu.
Penipu mengirimkan pesan yang mengatasnamakan Apple Pay dengan klaim bahwa transaksi pengguna telah diblokir atau terdeteksi aktivitas mencurigakan pada Apple ID guna menciptakan rasa panik dan urgensi.
Dalam aksinya, pelaku mengirimkan email yang dirancang menyerupai korespondensi resmi, lengkap dengan logo, format, dan nama pengirim khas Apple.
Pesan tersebut biasanya menyertakan detail teknis seperti ID kasus dan stempel waktu untuk meyakinkan korban.
Pengguna kemudian diarahkan untuk menghubungi nomor telepon tertentu yang diklaim sebagai layanan dukungan Apple, padahal nomor tersebut terhubung langsung dengan penipu yang mengincar kode verifikasi dan informasi pembayaran.
Pihak keamanan siber mengingatkan bahwa Apple tidak pernah mengatur janji temu secara mendadak melalui email atau meminta penyelesaian masalah penagihan melalui nomor telepon acak.
Ada beberapa indikator kuat untuk mengenali penipuan ini, di antaranya alamat pengirim yang tidak menggunakan domain resmi Apple serta penggunaan sapaan umum seperti "Halo {Nama}".
Selain itu, nomor telepon yang tertera dalam email palsu tersebut biasanya tidak terdaftar pada situs dukungan resmi perusahaan.
Penting diketahui, komunikasi asli dari Apple tidak pernah mengancam penguncian akun secara tiba-tiba.
Penipu sengaja memanfaatkan reputasi Apple Pay untuk memicu kekhawatiran terkait keamanan uang pengguna agar mereka mengabaikan detail-detail janggal dalam email tersebut.
Untuk menjaga keamanan data pribadi, pengguna disarankan melakukan langkah-langkah berikut:
- Verifikasi Mandiri: Periksa transaksi Apple Pay dan riwayat pembelian secara manual melalui menu Pengaturan di perangkat atau situs resmi Apple.
- Jangan Klik Tautan: Hindari menekan tautan, mengunduh lampiran, atau menghubungi nomor yang tertera dalam email mencurigakan.
- Gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA): Selalu aktifkan pengamanan tambahan dan gunakan kata sandi yang unik.
- Laporkan: Teruskan email mencurigakan ke alamat resmi pelaporan penyalahgunaan Apple, kemudian segera hapus pesan tersebut.
Itulah informasi mengenai kampanye phishing terbaru yang menargetkan pengguna Apple Pay serta langkah-langkah yang bisa Anda ambil untuk menjaga keamanan akun dan data pribadi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: